Tuesday, 8 January 2019

Membuat Kimchi rumahan

Sebagai salah satu penggemar Kimchi makanan Korea, yang dulu sampai bela-belain beli di salah satu restoran korea di bandung dan dipaketin ke Batam. Bisa buat Kimchi sendiri itu rasanya seneng banget, lumayan bisa menghemat isi dompet ๐Ÿ˜Š

Dulu waktu hamil Cyila sempet ngidam makan Kimchi juga, dan dapetnya yang sasetan di Hyper***t, setelah di cicip sesendok di simpen di kulkas aja gitu nggak disentuh lagi hihi..


Homemade Kimchi ala Ummu Cyila ๐Ÿ˜Š
Alhamdulillah percobaan pertama nggak gagal, bisa la buat stok 2-3 bulan kedepan ๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜

Resep :
Bahan
1. 1/2 buah Sawi putih
2. 1 buah wortel
3. 2 batang daun bawang
4.1/2 buah bawang bombay ukuran sedang
5. 4 siung bawang putih
6. 1 ruas jahe  (kurang lebih 2 cm)
7. 1 sdm gula pasir
8. 1 sdm tepung terigu (harusnya pke tepung ketan)
9. 4 sdm Gochujang (cabe korea, tpi klo resep asli pke gochugaru/  cabe bubuk korea, tpi nggak nemu yg halal)
10. 4 sdm kecap ikan
11. 4 sdm Garam
12. Boncabe level 15 sasetan ukuran kecil 2 bks
13. 1/3 gelas air

Cara membuat:
1. Cuci bersih sawi dengan air mengalir hingga lembar dalam sawi, rendam diwadah dengan air garam yang sudah dilarutkan kurang lebih 2 jam, lebih juga bagus sih biar makin layu, setelah 2 jam cuci bersih kembali dengan air mengalir sampai tidak ada garam yg menempel. Tiriskan

2. Giling bawang bombay, bawang putih dan jahe

3. Masak tepung terigu dengan air dan gula, biarkan sampe mengental, dinginkan sehingga seperti bubur

4. Iris wortel dan daun bawang

5. Campurkan bubur tepung, bumbu halus, gochujang,  kecap ikan dan boncabe, tambahkan irisan wortel dan daun bawang, aduk hingga tercampur

6. Lumuri sawi dengan campuran no 5, dan lumuri lehai demi helai.

7. Simpan di wadah tertutup dan kedap udara, biarkan 2 hari di suhu ruangan hingga terjadi proses fermentasi, kemudian bisa di simpan di dalam kulkas untuk memperlambat proses fermentasi

8. Siap disantap (enak dimakan pke mie rebuh, atau sup berkuah)

Rasanya pedes, asem, krenyes2 manis ๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜

Thursday, 9 August 2018

2 tahun Arsyila

Alhamdulillah hari ini 9 Agustus 2018, Cyial berumur 2 tahun, Alhamdulillah, bersyukur kepada Allah atas segala nikmat yang telah diberikan kepada kami sekeluarga. Banyak harapan dan doa yang saya panjatkan buat Cyila, anak gadis saya yang sudah makin besar dan lasak ๐Ÿ˜Š



Perkembangan Fisik
Tinggi = 84cm
Berat = 11kg (kurang lebih)
Lingkar kepala = 48cm
Gigi = sudah lengkap 20 buah


Perkembangan gerak
๐ŸŽˆ sudah berlari-lari dan melompat-lompat
๐ŸŽˆsuka memanjat-manjat kursi
๐ŸŽˆsuka sekali mencuci tangan di westafel
๐ŸŽˆmenyerak mainan sepanjang waktu ๐Ÿ˜…
๐ŸŽˆbermain dan menendang bola
๐ŸŽˆmakin lasak, kalau main depan rumah mesti di awasin sekali, karnadi depan rumah langsung jalan besar yang kendaraan lalu lalang.

Perkembangan oromotor / oral
๐ŸŽˆmakan sendiri dan minum sendiri, terkadang ambil air minum sendiri di dispenser
๐ŸŽˆuntuk berbicara, kalimatnya sudah panjang-panjang, terkadang jelas terkadang nggak jelas, kalau saya paham apa yang di maksud, tapi terkadang Abi, Nenek, atau Atuknya nggak ngerti Cyila ngomong apa. Sesekali waktu Cyila pengen sesuatu, sudah diucapkan berkali-kali tapi Abinya nggak ngerti, jadilah dia nangis dan ngamuk.
๐ŸŽˆsudah bisa menyebut
"Bismila ilohma nilohim"
"Acalamulaikum"
"Alaikumcalam"
"Alamdulillah"
"Owwoh" ( Allah)
"Macaowwoh" (MasyaAllah)
๐ŸŽˆsudah bisa ngikutin baca suret Alfatihah yang ayatnya di potong-potong, paling fasih baca ayat "iyyatanakbudu waiyya tanastain" (masih dengan kecadelannya)
๐ŸŽˆbisa baca doa menjelang tidur "bismikowoh uma waamutu wa ayya"
๐ŸŽˆbisa nyayi balonku dari awal sampe akhir sendiri ๐Ÿ˜…
๐ŸŽˆpaling suka nyanyi
"Cayang ummi alamdulilah, cayang abi alamdulilah, cayang cemua alamdulilah, puji dan cukur kpd owwoh"
๐ŸŽˆklo di ajak ngobrol udah pinter banget jawabnya, pernah suatu kali pulang Cyila pulang dari pasar sama atuk dan nenek cantiknya (entah kenapa manggil neneknya nenek cantik) 
Ummi = "Cyila dapat mainan ni dari mana?"
Cyila jawab "tu lah ummi tak tau" 
๐Ÿ˜๐Ÿ˜…
๐ŸŽˆdah bisa sebut alif ba ta sampai ya 
๐ŸŽˆdah bisa ABC tapi sering nyampur dengan yang inggris ๐Ÿ˜
๐ŸŽˆmasih banyak lagi, akhirnya ummi bisa punya temen ngobrol, yang kalo di tanya dah bisa jawab, biasa ngomong sendiri hahaha


Benda wajib sebelum tidur masih sama, tapi sudah nggak pakai empeng, sudah sapih empeng di 18 bulan.

Asi
Alhamdulillah, bisa ngasih Asi hampir 2 tahun, 20 hari menjelang dua tahun sudah di sapih.

Ummi Cyila sengaja nulis begini rencananya tiap tahun, biar ingat maklum makin tua makin pelupa, pernah suatu kali di tanya "Cyila, bisa duduk umur berapa?" Dan saya jawab "umur berapa bulan ya, lupa"๐Ÿ˜…

Semoga Cyila sehat selalu dan kelak jadi Hafizhah Sholehah..
Aamiin ya Rabbal Alaamiin...

Wednesday, 30 May 2018

Bermain dan Belajar bersama Kodomo Challenge

Sebagai emak yang baru punya anak yang mulai bisa main dan mulai mengeksplorasi benda dan mainan yang ada disekitarnya, saya terkadang bingung, "main apa ya enaknya?" atau "bikin DIY permainan apa ya?" atau "beli mainan apa ya?" yang punya nilai edukasi tapi juga menarik.


Wednesday, 23 May 2018

Tuesday, 22 May 2018

Kemampuan Bicara Anak

Alhamdulillah tanggal 9 lalu Cyila sudah 21 bulan, kali ini saya mau membahas tentang kemampuan bicara Cyila. Sebelumnya, setiap kemampuan anak itu berbeda-beda, kita nggak bisa membandingkan anak kita dengan anak lain atau sebaliknya, toh gennya aja beda, garis keturunannya beda, asupan gizinya beda, stimulasi masing-masing orang tua juga beda jadi jangan pernah di bandingin ya Makk, dan jangan sampe Baper juga kalau seandainya anak orang lain udah bisa ini itu tapi anak kita belum.


Sunday, 13 May 2018

Tak Ada Kata

Tak ada kata dan janji yang lebih manis dari
"semoga kita kayak gini terus sampai tua"
sampai nanti saling bertanya 
"kamu siapa ya?" karna ingatan yang tak lagi peka
tapi tetap saling setia dan selalu ada


Sunday, 29 April 2018

Lagi Naik Daun, Cicipi Serunya Jalan-Jalan di Ho Chi Minh

Ho Chi Minh merupakan salah satu kota yang lagi naik daun di tengah kalangan traveler. Walau dikenal sebagai kota yang panas dan ramai oleh lalu lalang sepeda motor, Saigon, sebutan warga lokal ini juga menyuguhkan pesona wisata yang eksotik. Bermodal tiket Jetstar, siapkan dirimu menyusuri jalanan kota, menghirup asap dupa di kuil, dan berjongkok di trotoar sambil mencicipi kuliner khas di tempat-tempat terbaik ini. 
 
Sarapan Bersama Warga Lokal

via.  lifestyle.okezone.com

Membuat Kimchi rumahan

Sebagai salah satu penggemar Kimchi makanan Korea, yang dulu sampai bela-belain beli di salah satu restoran korea di bandung dan dipaketin ...