Monday, 30 April 2012

Ndak Jaleh

Kenapa?????????????????
kenapa harus di tutup-tutupi????????
kenapa yan harus taw dari orang lain??????????
kenapa , sesuatu yang menyangkut masalah yan sendiri, tapi yan ga taw apa-apa?
Kenapa?????????????????

Apa yan ga di anggap??????
Apa pendapat yan ga penting??????
Apa pendapat yan ga berharga??????

Wednesday, 25 April 2012

Teteh, Riyadoh dan Pegel2 :D

Minggu pagi tgl 23 April lalu, saya, teteh, yuni dan santi ke Ocarina untuk Riyadoh. Kami berempat sepakat untuk datang jam 6.30. Ternyata Teteh Nyampe Di Ocarina terlebih dahulu. Dan kami mencari tempat yang PW untuk Riyadoh dan tentunya tidak terlalu rame dan teduh. Setelah mendapatkan tempat maka kami meletakkan barang-barang dan mulai untuk senam, setelah itu teteh mengistruksikan untuk Lari keliling 2 x putaran, agak keberatan sebenarnya tapi mau gimana lagi.

Teteh dan santi bersemangat banget lari nya, sementara saya dan yuni malas-malasan hehehe...
Setelah lari  kami istirahat sejenak, kemudian Yuni dan teteh langsung nyambung main Batmindon dengan raket yang di bawa Teteh.


Setelah yuni dan teteh main, kami gantian selanjutnya giliran saya dan santi yang main, kami main ga terlalu lama.

Setelah selesai main kami istirahat sebentar, kemudian dilanjutkan dengan tukeran kado, karna selain riyadoh agenda hari itu adalah tuker-tukeran kado. Kado yang kami bawa di bungkus dengan koran, setelah di undi saya dapet kado dari santi, santi dari teteh, teteh dari yuni, dan yuni dari saya, pas banget dengan kondisi duduk kami yang melingkar saat itu hehehe....

Dan ternyata hari itu adalah hari terakhir pertemuan dengan teteh, karena teteh memutuskan untuk balik ke Bandung dan melanjutkan kuliah S2, sebelumnya teteh memang sudah bilang sedang ber istikharah, untuk tetap di Batam atau balik ke Bandung, ga menyangka aja klo bakalan secepet itu..

Hidup itu adalah pilihan, dan setiap orang berhak untuk memilih yang terbaik dalam hidupnya, berdoa supaya ini menjadi pilihan yang terbaik untuk teteh dan kami bertiga, Aamiin....

Ada pertemuan pasti juga ada perpisahan dan Insya Allah kita akan di pertemukan lagi,, :D

Dan inilah beberapa foto terakhir dengan teteh,, hiks,,






Dan tenyata saya dan yuni setelah Riyadoh badan kami berdua pegel-pegel banget, yuni di tangan dan saya di kaki, dan pegel di kaki saya masih  terasa sampai hari ini, ketauan banget klo kami berdua itu jarang ber olahraga :D

Tapi kata yuni, "ntar ga males lagi olahraga nya, karna udah ada yang nemenin" hehe...
Ye lah yang bentar lagi mau N***H dan sedang "Menghitung Hari" xixixixxixixixixi.......



Tuesday, 24 April 2012

Kesal = Nangis

Sudah menjadi kebiasaan dari dulu, ketika merasa sangat amat kesal, maka menumpahkan semua kekesalan tersebut hanya dengan satu cara yaitu menangis.

Entah kenapa hal itu bisa terjadi, mungkin karana tak tau lagi cara untuk menumpahkan kekesalan kali ya,, atau itu membuktikan kalau saya itu cengeng? entah lah, saya juga tidak tau.

Air mata itu bukan solusi sebenarnya, dan air mata itu juga tidak akan menyelesaikan permasalahan. Tapi dengan air mata yang jatuh, bisa mengurangi sedikit beban yang ada di dalam hati. 

Pagi ini di awali dengan kekesalan, semoga saja sisa hari ini bisa menjadi hari yang baik. Kesal karena hal yang sangat sepele sebenarnya, tapi berhasil membuat saya menangis, huuuuuuuffftttttt,,,,,,,,,,,,,,



Wednesday, 18 April 2012

Khayalan Seorang "Makmum" :)


Bismillahirrahmanirrahiim..
Titik-titik air masih menetes dari ujung ujung  rambutnya. Perlahan-lahan turun ke kening, ke pipi, lalu ke dagu dan bermuara di bajunya.  Titik-titik air itu sebagian jatuh ke lantai, sebagian lagi tersapu di atas sajadah yang sudah terbentang dilantai.  Lalu dia menyeka sendiri air-air itu diwajahnya. Aku mengamatinya dari balik kerudung yang aku kenakan.  Yah, lalu Dia berdiri tegap. Diam sejenak. Lalu dia pun mengeluarkan suara takbir adzan , tenang, terdengar dengan  jelas dan mantap. 



Aku disini. Berdiri dibelakangnya, namun tak selurus dengan posisinya. Aku sedikit meletakkan posisiku disebelah kanannya.  Setelah mengumandangkan takbir adzan, dia berbalik melihatku, memastikan bahwa aku sudah siap, aku pun melihatnya, satu anggukan kepalaku sebagai tanda bahwa aku sudah siap, lalu dia pun tersenyum. Hening. Diam dan khusyuk . Memulai ritual wajib, menjalankan perintahNya. Dia mengangkat kedua tangannya keatas hingga sejajar dengan ujung telinganya sambil mengucapkan "Allahu Akbar". Aku pun sama mengikuti gerakannya. Sama seperti yang dia lakukan meskipun tidak pada waktu yang sama. Dia yang memulai, kemudian aku yang mengikutinya. Terdengar suaranya melafadzkan ayat-ayat cintaNya, merdu.




Begitu seterusnya. Dia memulai, dan aku mengikuti. Dari awal hingga akhir, tiada rukun yang terlewatkan, hingga berakhir  pada salam. Lalu kemudian dia berbalik. Memberikan tangan kanannya, akupun menyambutnya sama dengan tangan kananku,dan mencium i punggung tangannya.  Kemudian dia berbalik lagi. Duduk dengan tenang.  Setelah itu, ucapan-ucapan dzikir dan Shalawat terucap pelan dari bibirnya. Akupun sama, tapi suaraku sedikit lebih pelan darinya. Setelah ritual itu, dipenghujungnya, aku melihatnya mengangkat kedua tangan, sedikit menengadah. Sebaris doa pun ku dengar, teruntai dari bibirnya. Berbagai doa diucapkannya. Mulai dari Doa untuk kedua orang tua kami, dan keselamatan dunia akhirat. Terselip pula Doa sederhana untuk sebuah Cinta yang luar biasa.

“Yaa Allah, Ridhoi keluarga kecil kami, Berkahi setiap jalan yang kami lewati. Jadikan cinta kasih diantara kami menjadi cinta kasih yang sewajarnya. Cinta kasih yang tidak berlebihan karena kami tak ingin membuatMu cemburu. Jadikan segala hal yang kami lakukan semata-mata hanya untuk menggapai CintaMu.
Aamiin..”

Hmmmb..Shalat berdua yang begitu damai. Aku tertunduk. Ada rasa damai yang luar biasa dan terasa indah. Pelan-pelan aku merasakan sesuatu yang sangat sejuk mengalir didada. Menyusup hingga ke kedalaman hati. Tak terasa, Sesuatu yang hangat mengaburkan pandanganku, bulir-bulir air menghiasi mata, pelan-pelan menyusuri pipi. Setelah berdoa, dia berbalik.



Aku tak mampu lagi berkata-kata. Kupandangi wajah imamku itu dengan penuh seksama. Damai. Tampak seberkas kasih sayang yang tulus disana. Sosok yang tak pernah berputus asa membantu aku untuk terus memperbaiki diri. Sosok yang penuh kelembutan saat dia mengajarkan aku tentang banyak hal, ada kesabaran yang tinggi setiap kali dia menuntun hatiku yang keras ini. Ketika aku alpa, tak sedikitpun dia mengeluarkan ucapan-ucapan kekesalan. Aku salah, namun bukan kemarahan yang kudapat, melainkan sebuah nasehat mulia yang dia sampaikan dengan penuh kasih sayang. Ada kepercayaan setiap kali dia melihatku berusaha melakukan perubahan yang positif. Dia yang meyakinkan aku tiap aku merasa patah semangat. Dan Aku mencintai imamku karena Allah..





Berharap ditiap sholatku nanti, kudapatkan Imam seperti itu..
Khayalan tingkat tinggi.. :D
gag apalah..hehe
Tapi sebelum mendapatkan Imam seperti itu, harus belajar dulu menjadi makmum yang baik..
Siapkah?? Hmmb, teringat lagi postinganku mengenai Jodoh. Seperti kata Mario Teguh dan M.Faudzil Adhim Penulis Buku "Kupinang Engkau dengan Hamdalah", bahwa :

"..Sebelum Menetapkan Kriteria,
Kita hendaknya mengaca diri terlebih dulu sebelum menetapkan kriteria tentang pendamping hidup yang kita harapkan. Agaknya tidak realistis kita menuntut agar mendapatkan pendamping hidup yang sempurna, sementara ilmu diniyyah kita masih 'kedodoran' dan akhlak pun masih compang-camping .."
-M.Faudzil Adhim-


"..Jadilah pribadi yg SIAP untuk dikenalkan oleh tuhan kepada belahan jiwa kita.."
-Mario Teguh-


"..Bukan jodohnya yang Anda fikirkan sekarang, tetapi menjadilah diri yang sepantas-pantasnya bagi belahan jiwa yang sebaik-baiknya dan kalau kita sulit menemukan orang-orang untuk dicintai, perbaiki dulu cara kita dalam hidup ini, supaya kita lebih mudah di datangi cinta.."
-Mario Teguh-

Copas: http://bintangkejora87.blogspot.com/2011/04/khayalan-seorang-makmum

Sala Lauak

Cara buat sala lauak

Bahan:
400g tepung beras
500 ml air mendidih, campur dengan 1/2 bks royco rasa sapi
1 Ikan asin peda, goreng dan suwir2
2 lb daun kunyit segar, iris halus

Bumbu yang dihaluskan:
8 cabe merah
5 siung bawang merah
3 siung bawang putih
2 cm kunyit
2 cm jahe
1/2 sdt garam


Cara membuat:
1. Letakkan tepung beras dalam wadah
2. Masukkan bumbu halus dan irisan daun kunyit
3. Masukkan 500 ml air mendidih sedikit, sedikit sambil diaduk dgn sedok kayu
4. Bila sudah agak dingin uleni dengan tangan sampai kalis
5. Ambil adonan sebesar bola pimpong, masukkan ikan asin kedalamnya
6. Tutup kembali (bentuknya jangan terlalu bulat, asal saja)
7. Goreng dalam minyak panas sampai kuning kecoklatan dan matang
8. Sajikan

Tere Liye

“Cinta sejati selalu menemukan jalan. Ada saja kebetulan, nasib, takdir, atau apalah sebutannya. Tapi sayangnya, orang-orang yang mengaku sedang dirundung cinta justru sebaliknya, selalu memaksakan jalan cerita, khawatir, cemas, serta berbagai perangai norak lainnya. Jika berjodoh, Tuhan sendiri yang akan memberikan jalan baiknya. Kebetulan yang menakjubkan.”
— Tere Liye – Kau,Aku,dan Sepucuk Angpau Merah

Sy berkali2, berkali2 mendapat pertanyaan ttg bagaimana cara terbaik melupakan seseorang/sesuatu. Terlepas pertanyaan itu salah alamat, karena sy jelas bukan psikolog, motivator, dan sejenisnya, sy mau bilang, honestly, ilmu melupakan itu super duper sulit dikuasai. Lebih baik berdamai dengan kenangan. Itu lebih dari cukup utk melegakan hati. Toh, percayalah, cepat atau lambat, waktu akan menghabisi kenangan/seseorang/sesuatu/
dsbgnya.

 "Seseorang yang mencintaimu karena fisik, maka suatu hari ia juga akan pergi karena alasan fisik tersebut. Seseorang yang menyukaimu karena materi, maka suatu hari ia juga akan pergi karena materi. Tetapi seseorang yang mencintaimu karena hati, maka ia tidak akan pernah pergi! Karena hati tidak pernah mengajarkan tentang ukuran relatif lebih baik atau lebih buruk."
--novel "Berjuta Rasanya", tere liye, rilis mei 2012

“Nak, perasaan itu tidak sesederhana satu tambah satu sama dengan dua. Bahkan ketika perasaan itu sudah jelas bagai bintang di langit, gemerlap indah tak terkira, tetap saja dia bukan rumus matematika. Perasaan adalah perasaan, meski secuil, walau setitik hitam di tengah lapangan putih luas, dia bisa membuat seluruh tubuh jadi sakit, kehilangan selera makan, kehilangan semangat. Hebat sekali benda bernama perasaan itu"
--Tere Liye, novel 'Kau, Aku & Sepucuk Angpau Merah'.

“Hidup harus terus berlanjut,tidak peduli seberapa menyakitkan atau membahagiakan, dan waktu, waktulah yang akan selalu menepati janji menjadi obat terbaik.”
--Tere Liye, Ayahku (bukan) Pembohong

“Cinta hanyalah segumpal perasaan dalam hati. Sama halnya dengan gumpal perasaan senang, gembira, sedih, sama dengan kau suka makan gilau kepala ikan, suka mesin. Bedanya, kita selama ini terbiasa mengistimewakan gumpal perasaan yang disebut cinta. Kita beri dia porsi lebih penting, kita bersarkan, terus menggumpal membesar. Coba saja kau cuekin, kau lupakan, maka gumpal cinta itu juga dengan cepat layu seperti kau bosan makan gulai kepala ikan.”
― Tere Liye, Kau, Aku & Sepucuk Angpau Merah

Tuesday, 17 April 2012

DOA AGAR DIBERI JODOH TERBAIK,,


Bismillahirrohmannirrohim.....

Ya Allah..Ya Tuhanku..
Jika pendampingku tlah Engkau lahirkan
Gerakan hatinya tuk menujuku ,Pertemukanlah kami dlm sebaik-baiknya pertemuan tuk menuju Ridha-Mu..
Kerana Engkaulah yg berhak atas hati hamba2-Mu..
Dan Engkau jua yg kuasa membolak balikannya..

Ya Rabb,
bila dia jauh,dekatkanlah..
Eratkan hati kami dlm ikatan kerana-Mu ,tautkan hatiku dgn hatinya yg sama2 mengharap & mendamba sebuah keinginan menuju ridha-Mu..

Ya Allah...Yang Maha Pecinta
Pemilik cinta sejati , 
Jikalau cintaku kau ciptakan untuk dia
Tabahkan hatinya..
Teguhkan imannya..
Tegarkan penantiannya..

Ya Rabb...Sang Pemilik Hati
Jikalau hatiku KAU ciptakan untuk dia , 
Penuhi hatinya dg Kasih-Mu,
Terangi langkahnya dengan Cahaya-Mu ,
Limpahkan kelapangan dikalbunya dengan kesabaran,
Temani dia dlm kesepian..

Ya Rabb,
Tiada tempat ku bersandar Selain pada-Mu,
Kutitipkan cintaku pada-Mu untuknya..
Kutitipkan sayangku pada-Mu untuknya..
Kutitipkan rinduku pada-Mu untuknya..
Mekarkan cintaku bersama cintanya..
Satukan hidupku & hidupnya dlm Cinta-Mu..

Rabb....
Ku yakin bila saatnya sudah menghampiri,
Pasti kebahagiaan itu aku dapati..
Mohon beri aku kekuatan dan kesabaran dlm penantianku..

Ya ALLAH..
kirimkan dia yang dapat membawa kebaikan,
Baik bagi duniaku,akhiratku dan agamaku..
Agar kami sama2 berjamaah tuk tetap Menuju-Mu..
bimbinglah hati kami ,Kuatkan hati kami..
Penuhilah dengan Rahmat & kasih sayang-Mu..Aamiin ya Rabb...

( Untuk sahabat yang sedang menanti CINTA SEJATI kerana ALLAH..Moga ALLAH memberi yang TERBAIK dalam Pandangan & Pilihan-Nya...mengabulkan doaku,doamu dan doa kita semua.....Aamiin )



Thursday, 12 April 2012

Doa Gelisah



Berikut ini adalah Doa Gelisah (menghilangkan kegelisahan),
DOA GELISAH

اللَّهُمَّ إِنِّى عَبْدُكَ وَابْنُ عَبْدِكَ وَابْنُ أَمَتِكَ نَاصِيَتِى بِيَدِكَ مَاضٍ فِىَّ حُكْمُكَ عَدْلٌ فِىَّ قَضَاؤُكَ أَسْأَلُكَ بِكُلِّ اسْمٍ هُوَ لَكَ سَمَّيْتَ بِهِ نَفْسَكَ أَوْ عَلَّمْتَهُ أَحَداً مِنْ خَلْقِكَ أَوْ أَنْزَلْتَهُ فِى كِتَابِكَ أَوِ اسْتَأْثَرْتَ بِهِ فِى عِلْمِ الْغَيْبِ عِنْدَكَ أَنْ تَجْعَلَ الْقُرْآنَ رَبِيعَ قَلْبِى وَنُورَ صَدْرِى وَجَلاَءَ حُزْنِى وَذَهَابَ هَمِّى
(Alloohumma innii 'abduka wabnu abdika wabnu amatika naashiyatii biyadika, maadlin fiyya hukmuka, 'adlun fiyya qodloo'uka, as-aluka bikullisminn huwa laka sammaita bihi nafsaka au 'allamtahu ahadan min kholqika au anzaltahu fii kitaabika awista'tsarta bihi fii 'ilmil ghoibi 'indaka an taj'alal Qur'aana robii'a qolbii wanuuro shodrii wa jalaa-a huznii wa dzahaaba hammii)

Artinya :
Ya Allah, sesungguhnya aku adalah hamba-Mu, anak hamba laki-laki-Mu, dan anak hamba perempuan-Mu. Ubun-ubunku berada di tangan-Mu. Hukum-Mu berlaku pada diriku. Ketetapan-Mu adil atas diriku. Aku memohon kepada-Mu dengan segala nama yang menjadi milik-Mu, yang Engkau namakan diri-Mu dengannya, atau Engkau turunkan dalam Kitab-Mu, atau yang Engkau ajarkan kepada seorang dari makhluk-Mu, atau yang Engkau rahasiakan dalam ilmu ghaib yang ada di sisi-Mu, agar Engkau jadikan Al-Qur'an sebagai penyejuk hatiku, cahaya bagi dadaku dan pelipur kesedihanku serta pelenyap bagi kegelisahanku.

Keterangan :
Doa ini dibaca ketika gelisah.
Doa ini diambil dari hadits riwayat Ahmad.
Dalam hadits itu juga disebutkan keutamaannya, yaitu siapa yang ditimpa kegelisahan atau kesedihan lalu membaca doa tersebut, Allah akan menghilangkan kesedihan dan kegelisahannya serta menggantikannya dengan kegembiraan.

DOA GELISAH UNTUK PEREMPUAN

اللَّهُمَّ إِنِّى أَمَتُكَ وَإِبْنَتُ عَبْدِكَ وَإِبْنَتُ أَمَتِكَ نَاصِيَتِى بِيَدِكَ مَاضٍ فِىَّ حُكْمُكَ عَدْلٌ فِىَّ قَضَاؤُكَ أَسْأَلُكَ بِكُلِّ اسْمٍ هُوَ لَكَ سَمَّيْتَ بِهِ نَفْسَكَ أَوْ عَلَّمْتَهُ أَحَداً مِنْ خَلْقِكَ أَوْ أَنْزَلْتَهُ فِى كِتَابِكَ أَوِ اسْتَأْثَرْتَ بِهِ فِى عِلْمِ الْغَيْبِ عِنْدَكَ أَنْ تَجْعَلَ الْقُرْآنَ رَبِيعَ قَلْبِى وَنُورَ صَدْرِى وَجَلاَءَ حُزْنِى وَذَهَابَ هَمِّى
(Alloohumma innii amatuka wa ibnatu abdika wa ibnatu amatika naashiyatii biyadika, maadlin fiyya hukmuka, 'adlun fiyya qodloo'uka, as-aluka bikullisminn huwa laka sammaita bihi nafsaka au 'allamtahu ahadan min kholqika au anzaltahu fii kitaabika awista'tsarta bihi fii 'ilmil ghoibi 'indaka an taj'alal Qur'aana robii'a qolbii wanuuro shodrii wa jalaa-a huznii wa dzahaaba hammii)

Artinya :
Ya Allah, sesungguhnya aku adalah hamba perempuan-Mu, anak perempuan dari hamba laki-laki-Mu, dan anak perempuan dari hamba perempuan-Mu. Ubun-ubunku berada di tangan-Mu. Hukum-Mu berlaku pada diriku. Ketetapan-Mu adil atas diriku. Aku memohon kepada-Mu dengan segala nama yang menjadi milik-Mu, yang Engkau namakan diri-Mu dengannya, atau Engkau turunkan dalam Kitab-Mu, atau yang Engkau ajarkan kepada seorang dari makhluk-Mu, atau yang Engkau rahasiakan dalam ilmu ghaib yang ada di sisi-Mu, agar Engkau jadikan Al-Qur'an sebagai penyejuk hatiku, cahaya bagi dadaku dan pelipur kesedihanku serta pelenyap bagi kegelisahanku.

Keterangan :
Demikianlah lafadz doa untuk perempuan (muanats) yang difatwakan oleh Ibnu Taimiyah, karena lafadz asli dalam doa pada hadits di atas asalah untuk laki-laki.

Demikian Doa Gelisah (Menghilangkan Kegelisahan), semoga kita biasa mengamalkan doa tersebut.

Tuesday, 10 April 2012

~*Bila Hati Bicara*~

Bismillahirrahmanirrahim...

Bila Hati Bicara
..Aku mencoba untuk berdialog dengan hati..

..Hati yang goyah terbolak-balikkan karena kuasa-NYA..
kuasa atas diriku dan kehidupanku

Tapi, aku akan slalu berusaha untuk tetap tenang..
..DIAM..
dan meyakinkan diri untuk tetap kuat bersandar pada mimpiku

Jika itu memang kamu , maka akan tetap kamu , dan jika bukan kamu , Aku yakin ALLAH akan menghapusmu , dan memberikan rasa yang lebih indah pada "dia" yang tepat.

Jika memang ini jalannya , maka akan kucoba untuk kutelusuri sepanjang jalan itu tapi jika bukan , maka akan terlewati saja , hingga menemukan jalan lain..

akan tetap kunikmati sepenggal kisah yang kan menjelang , atau yang akan tertinggal sebagai kenangan pada satu episode..

Aku percaya..
Rahasia ALLAH itu akan selalu indah , maka biarkanlah ia tetap jadi rahasia , sampai DIA mengijinkannya untuk terbuka dan suatu saat akan ada saatnya untuk dipublikasikan..
:)

"..Ketika Hati Bicara.."
Kusandarkan semua pada-MU ya Rabb , karena aku milik-MU


Thursday, 5 April 2012

Garang Asem


 Olahan daging ayam ini merupakan favorit keluarga. Rasanya pedas-pedas gurih dengan rasa asam yang lamat-lamat. Cara buatnya mudah dan bahan-bahannya tak sulit ditemukan. Yuk, coba langsung!

Bahan :
1 ekor ayam kampung, potong kecil-kecil
200 g tomat hijau, iris kasar
8 biji belimbing sayur/belimbing wuluh, iris kasar
75 g cabai rawit merah
1 sdm kaldu ayam bubuk
1 batang serai, iris halus
5 lembar daun salam
daun pisang untuk membungkus
Haluskan:
8 siung bawang putih
8 siung bawang merah
2 cm jahe, iris tipis
1 sdt garam

Cara Membuat :

  • Cuci bersih ayam kampung, tiriskan.
  • Aduk ayam dengan bahan yang diiris, bumbu halus, daun salam dan serai hingga rata.
  • Bungkus tiap 3-4 potong ayam berikut bumbunya dengan daun pisang.
  • Bungkus bentuk tum. Semat dengan lidi.
  • Kukus dalam kukusan panas selama 45 menit hingga ayam lunak.
  • Angkat.
  • Sajikan selagi hangat
Untuk 10 bungkus

Wednesday, 4 April 2012

3@k Anakb43k

Tak terasa ternyata sudah hampir 5 Tahun berlalu, saya dan temen-temen 3@k Anakb43k tamat dari sekolah kami tercinta yaitu SMK Batam Business School (BBS).



Bener kata orang-orang, masa-masa SMA itu masa yang paling menyenangkan, terlebih lagi bersama mereka, kelas yang paling kompak kata guru kami dulu.



Begitu banyak keceriaan di 3@k Anakb43k, mulai dari tiap tahun selalu buat Kabaret dan sutradara nya Yola, suasana kelas yang tiap tahun selalu berubah tergantung hari-hari besar Nasional kayak Lebaran, Natal, Imlek. Belum lagi Kelas yang udah kayak kantin karena ada Animun yang jualan, trus di kelas juga ada Dispensernya, (hahahaha,,,, saya rasa cuma 3@k Anakb43k yang punya). 




Dan 3@k Anakb43k punya Bioskop sendiri, yang pasti nya Infocus kelas jadi peralatannya, dan DVD nya dari Dudi (sipembajak CD/DVD :D), klo yang satu ini sampe buat tetangga sebelah yaitu anak SK ampe iri hehehe...


Alhamdulillah 3@k Anakb43k masih kompak ampe sekarang, dari tahun 2007 ampe sekarang setiap lebaran masih tetep ngumpul n lebaran dari rumah ke rumah, semoga aja lanjut trus untuk selamanya sampai punya anak cucu hehehehehe...

Dari 23 anak-anak 3@k Anakb43k udah 6 orang yang nikah,
1. Chaerna


2. Animun

3. Anis

4. Anin & Ramayana (Barengan di hari, tanggal, bulan dan tahun yang sama ^^)


5. Yola

6. Next

???????????????????????
ditunggu saja post selanjutnya hehehe..

3@k Anakb43k udah punya 5 orang keponakan lo, 2 dari chaerna, 1 dari anis, 1 dari anin, 1 dari ramayana. Ditunggu keponakan selanjutnya temand,, (kayak na dari yola nie hehe)

Pokok na 3@k Anakb43k is the Best lah,,

Luv So Much 3@k Anakb43k............ ^^

Tuesday, 3 April 2012

Abang

Semalam tiba-tiba terispirasi mau nulis tentang Abang hehehe...

Abang,,
Walaupun saya itu anak pertama, tapi saya punya abang lo :)
bukan abang kandung pastinya, dia itu seseorang yang dekat dengan saya yang sudah saya anggap seperti abang sendiri aliaas abang angkat. 

Seorang teman kuliah satu angkatan, tapi usia kami bertaut cukup jauh. Di kampus dulu kami berkecimpung di dua organisasi yang sama, awalnya tidak terlalu dekat, di tahun pertama kuliah dan kami berdua sama-sama menjadi panitia untuk Ospek. Dari situlah kami semakin dekat, tak terasa ternyata itu sudah terjadi hampir empat tahun yang lalu, waktu cepat berlalu ternyata...

Sebenarnya dari kecil dulu saya pengen banget punya abang, tapi kan ga mungkin, lah wong saya kan anak pertama, tapi semenjak ada Abang Alhamdulillah ya, lumayan lah keinginan nya terealisasi sedikit hehehe...

Di awal kedekatan kami, banyak temen-teman yang salah persepsi, mengira kami berdua pacaran, bahkan temen-temen terdekat saya dan juga temen-temen terdekat Abang juga berpikir seperti itu. Tapi biar lah orang mau berpikir apapun, yang pasti kami itu Abang Adek titik.

Biasanya kalau mulai sms itu isi sms nya hanya tiga huruf yaitu "Ehm" :D
Trus kata-kata pamungkas kalau udah saling ejek tapi tak tau mau bales apa lagi, ujung-ujungnya pasti keluar kata-kata " Tapi kan tetep adek bang juga?" :D  (dah lama kayak nya ga pake kata-kata itu xixixixi...

Akhir-akhir ini topik yang sering di bahas masalah Nikah :)
Semoga aja Abang segera menemukan Calon Kakak Ipar & segera nikah, kalo ga ntar kasian anak nya kalo udah kuliah, masak ntar anaknya wisuda, bapaknya dah pake tongkat ke kampus :D wkwkwkwwkwkwk.....

Tapi kalo seandainya salah satu dari kami nikah duluan, masih bisa ga ya deketnya kayak sekarang??? udah ada contoh nyata habisnya, sebelum nikah abang adek, trus salah satu nikah, malah jadi jauh trus jarang komunikasi. Semoga aja kami ga kayak gitu ya, semoga aja Abang Adek nya buat selamanya sampai punya anak cucu hehe,, 
Aammin......