Monday, 30 December 2013

Suka duka 2013

Tak terasa hari berganti dan kita sudah sampai di penghujung tahun 2013. Alhamdulillah,, begitu banyak nikmat yang telah Allah berikan kepada saya di tahun 2013, ada suka, duka, senyum, tawa, air mata, bahagia, sakit hati, lelah, jemu, dll. Dan memang begitulah hakikat kehidupan, ketiga bahagia datang kita bersyukur ketika musibah datang kita bersabar. Ada impian-impian yang terwujud di tahun ini, dan yang luar biasanya lagi banyak banget bonus-bonus yang Allah berikan kepada saya.

Berdasarkan resolusi tahun lalu saya urutkan yang telah tercapai maupun tertunda atau belum terlaksana :)

1. Pulang kampung
Alhamdulillah, karena tiket yang memang sudah di tangan, saya bisa juga menjejakkan kaki di Payakumbuh tercinta, selain karena kangen Amak misi lain adalah untuk menghadiri pernikahan sepupu dan juga menjelajah ranah minang dan wisata kuliner. Walaupun tidak semua tempat tercapai di jejaki tapi saya cukup puas, dan terakhir kepulangan ke Batam harus ditutup dengan kejadian duka, ayah dari sepupu saya meninggal tepat satu hari sebelum kepulangan saya ke Batam sehingga kepulangan saya di batalkan dan di tambah beberapa hari lagi di kampung. Begitulah kematian, kita tak pernah tau kapan kita di panggil, kita hanya menunggu giliran. Semoga jika kita di panggil nanti dalam keadaan khusnul khotimah, dalam keadaan taat dan beriman kepadaNya, Aamiin...
ini beberapa cerita selama di kampung


2. Kelarin Skripsi & Wisuda
Alhamdulillah akhirnya skripsi tentang perencanaan pajak itu selesai juga walaupun jadinya harus nambah satu semester lagi (sebenernya cuma dua minggu) tapi tetep di hitung 1 semester. Dan saya tetep bisa wisuda di tahun ini, ini yang paling luar biasa banget, saya sidang skripsi seminggu sebelum pendaftaran wisuda di tutup hehe... cerita selengkapnya inidisini dan disini

3. Jalan-jalan ke Palembang dan ke Bromo
Tiket ke Palembang yang telah di beli di akhir tahun (tiket promo) harus direlakan dengan berat hati karena si maskapai (Batavi*) mengalami pailit dan kebangkrutan sehingga semua tiket yang sudah di beli oleh penumpang jauh-jauh hari tak bisa digunakan, sempet nyesek si sebenernya tapi apa mau dikata, terpaksa direlakan, tapi Alhamdulillahnya rencana Allah bener-bener tak terduga, gagal ke palembang di ganti dengan Singapura & Malaysia cerita selengkapnya iniini, ini dan disini

Impian dari tahun lalu yang belum kesampean yaitu ke Bromo dan berharap di tahun ini bisa terealisasi, tapi Allah berkehendak lain, ketika temen di kantor udah ngajakin dan saya tinggal pesen tiket dan minta izin dari orang tua saja, ternyata saya tak mendapatkan izin tersebut, sempet sedih banget tapi ya mau gimana lagi, tapi akhirnya kesedihan itu bisa di obati dengan perjalanan saya menjejak Jogja.

Selain itu banyak bonus-bonus lain berupa tempat-tempat yang bisa saya jejaki di tahun ini , walaupun hanya jarak dekat tetapi sungguh istimewa, setapak demi setapak bisa menjejaki keindahan Indonesia :)
Satu lagi sebenernya resolusi di tahun ini yang belum terlaksana, dan sepertinya tidak memungkinkan untuk di masukkan pada resolusi tahun depan, harus bersabar sampai 2015 :)

Sebaik-baiknya manusia berencana Allah lah yang menentukan segala sesuatunya, sesuatu yang baik menurut kita belum tentu baik menurut Allah, sebaliknya sesuatu yang buruk menurut kita belum tentu buruk menurut Allah, kita hanya bisa berencana, berikhtiar dan berdoa.

Jangan takut bermimpi besar, karena kita punya Allah yang Maha Besar ^_^

Thursday, 26 December 2013

One Day One Juz (ODOJ)

Nama komunitasnya ODOJ singkatan dari One Day One Juz, sebuah gerakan yang di pelopori oleh komunitas Rumah Qur'an yang di gagas oleh mahasiswa di Jakarta. Komunitas ini adalah sebuah komunitas yang membawa anggotanya untuk aktif membaca Al Qur'an 1 Juz setiap harinya.


Pertama kali saya liat komunitas ini di TL FB, karena penasaran saya klik fanspagenya ODOJ dan setelah saya scroll dan di baca sampe bawah ternyata saya tertarik dan mendaftarlah via sms, ditunggu 1 hari dua hari kok nggak ada tanggapan, setelah bertanya ke teman yang telah bergabung, barulah tanggal 10 Desember saya bergabung dengan Grup ODOJ ini di Whatsapp, miminnya mbak Riza, dan hari itu kami menunggu terkumpul 30 Akhwat untuk bisa memulainya, setelah terkumpul 30 dan mulai lah kami melakukan pembagian Juz dan  memilih Juz mana yang akan pertama kali dibaca, karna saat itu saya sudah di Juz 15 jadi saya minta Juz 16 dan sekarang saya sudah sampai di Juz 30. 

Sungguh saya sangat amat bersyukur bisa bergabung dengan komunitas ini, setiap hari saya bisa berinteraksi dengah Al-Qur'an. Sebelumnya saya bisa membaca 1 juz sehari hanya ketika Ramadhan dan setelah itu hanya selembar atau dua lembar itu pun lebih banyak bolong dari pada nggaknya, tapi sekarang tiap hari saya bisa berinteraksi dengan Al-Qur'an, jika sedang berhalangan saya memilih opsi ke 3 dengan membaca terjemahannya.

Berada dalam komunitas ini membuat saya semangat untuk menjadi pribadi yang lebih baik dan juga saling berlomba-lomba dalam kebaikan (fastabiqul khairat), bagaimana tidak bersemangat, ketika baru buka mata saja dan membuka HP ketika subuh, sudah banyak saja para Odojers (sebutan untuk anggota ODOJ) yang melapor Done/Kholas, dan juga di grup ini kita saling di mengingatkan, saling menyemangati dan saling sharing ilmu, dan saya merasakan indahnya Ukhuwah pada komunitas ini, walaupun tak saling bertemu dan terpisah jarak pulau maupun negara tapi berasa sangat amat dekat. 

Update terakhir sudah ada 40.000 an lebih yang bergabung dengan komunitas ini baik di Indonesia maupun di luar Indonesia, di Grup saya saja ada mbak yang tinggal di Jepang, dan saudara yang kuliah di Cairo pun sudah bergabung dengan komunitas ini. Semoga komunitas ini semakin banyak peminat dan istiqomah, menciptakan masyarakat yang cinta Al Qur'an dan selalu berinteraksi dengan Al Qur'an. Aamiin..


Owh ya 11 Mei 2014 nanti akan diadakan launching nasional ODOJ dan diadakan mabit bersama untuk semua Odojers di Mesjid Istiqlal Jakarta, semoga saya bisa menjadi salah satu Odojers yang hadir di sana Aamiin....


Wednesday, 25 December 2013

Ruangan "harta karun"


Beberapa minggu lalu saya baru tau jika ada perpustakaan di mesjid Jabal Arafah. Begitu masuk ke dalam perpus tersebut saya dan teman berkali-kali menjerit tertahan karena kegirangan karena melihat jejeran buku-buku yang ada di sana. 


Buku yang pertama kali saya liat adalah berbagai macam kumpulan buku-buku traveling, kemudian berbagai macam buku tafsir, buku-buku dari penulis2 terkenal seperti Asma Nadia, Ust Yusuf Mansur, Oki Setiana Dewi dll dan yang paling penting dari semua yang penting adalah NOVEL... Ahhh... Seneng tak terkira, berasa menemukan ruangan yang penuh dengan "harta karun" hehe.... #lebayyy...


Di perpus ini selain begitu banyak buku-buku baru tempatnya juga sangat nyaman, seandainya aja punya waktu seharian, saya rela duduk manis dari pagi sampai sore di perpustakaan ini, tapi yang sangat disayangkan adalah buku-bukunya belum bisa di bawa pulang untuk di pinjam, karena belum di buka pendaftaran untuk member, dan kata petugasnya belum tau kapan akan dibuka, belum ada instruksi katanya. Semoga aja bisa di buka pendaftaran segera deh.. 

Sepertinya setiap sabtu sepulang kerja dan sebelum melingkar perpus ini adalah tempat akan menjadi tempat saya untuk "duduk manis" :) :)

Seneng bisa menemukan "ruangan harta karun" ini.

Tuesday, 10 December 2013

Pada Suatu Pagi Hari

Maka pada suatu pagi hari 
ia ingin sekali menangis 
sambil berjalan tunduk sepanjang lorong itu 
Ia ingin pagi itu 
hujan turun rintik-rintik 
dan lorong sepi 
agar ia bisa berjalan sendiri saja 
sambil menangis sambil menangis 
dan tak ada orang bertanya kenapa 
Ia tidak ingin menjerit-jerit 
berteriak-teriak 
mengamuk memecahkan cermin 
membakar tempat tidur
Ia hanya ingin menangis 
lirih saja sambil berjalan sendiri 
dalam hujan rintik-rintik 
di lorong sepi pada suatu pagi. 



oleh : Sapardi Djoko Damono

Wednesday, 4 December 2013

Apa yang salah dengan hujan?


Apa yang salah dengan hujan?
bukankah bersamanya ada keberkahan
apa yang salah dengan hujan?
bukankah dengannya setiap doa yang dipanjatkan akan dikabulkan
apa yang salah dengan hujan?
bukankah berjalan dibawahnya menyenangkan
apa yang salah dengan hujan?
bukankah derainya membawa rindu & keceriaan
apa yang salah dengan hujan?
tak ada yang salah dengan hujan
hanya saja aku yang menyukainya keterlaluan

Monday, 25 November 2013

Mimpi dalam mimpi

berharap mimpi dalam mimpi
berkali kali aku meyakini bahwa semua itu hanya mimpi
dan ketika aku terbangun semua kembali seperti semula
bahwa yang aku dengar tak begitu adanya
dan ternyata semua itu memang hanya mimpi
dan aku pun termenung di sudut kasur begitu lama
membuatku mencerna dan menerka
apa yang terjadi sebenarnya

Monday, 11 November 2013

Subuh Pertama di Jogja

Sayup-sayup terdengar azan subuh berkumandang di kejauhan
embun pagi membuat suasana semakin dingin
 nyanyian burung-burung menambah semarak menyambut pagi
gemericik air terdengar syahdu dari samping jendela
perlahan sang fajar memperlihatkan wajah indahnya
dan langit kemerahan pun menampakkan wujud cantiknya

Jogja 31 Oktober 2013
#hanyamenuliskankatayangmenaridikepala

Tuesday, 5 November 2013

Impian & RencanaNya

Juli tahun lalu, salah satu tweet di jejaring sosial saya adalah " Pengen ke Jogja" dan siapa sangka di beberapa hari keberangkatan yang tidak saya rencanakan, Allah SWT memudahkan jalan saya untuk menjejak tanah Jawa itu. Awalnya abang sepupu yang akan menikah di Sragen tanggal 2 November (bertepatan dengan hari lahir saya, owh ya 2 November adalah tanggal yang saya impikan untuk hari istimewa, dan ternyata malah si abang yang menjadikan tanggal itu menjadi istimewa :) ). Teman kerja dari jauh-jauh hari juga sudah getol banget buat ngajak ke Bromo karena dia dapet tiket Promo dari salah satu maskapai yang harganya cuma 55ribu itu. 

Bromo juga merupakan salah satu list resolusi saya tahun ini setelah tidak terlaksana tahun lalu, dan setelah minta izin ke orang tua, Amma dan Appa, ternyata saya tidak mendapatkan Izin. Setelah 3 kali mencoba minta izin dan merayu, ternyata tetap gagal, hingga sampailah pada titik kepasrahan, mungkin memang belum saatnya saya menjejak tanah Jawa. Di dalam hati saya berdoa " Jika memang sudah waktu dan rejekinya, Allah sendiri yang akan menunjukkan jalanNya".

Minggu sore 3 hari sebelum keberangkatan, saya, abang sepupu yang akan menikah (sebut saja namanya Ori) dan abang sepupu yang lain (sebut saja namanya Riko/ Da Ko), berbincang santai di ruang tamu sembari menegak Yak**t dingin yang baru keluar dari kulkas.

Ori : Jadi kapan da Ko ke Jogja (menyusul istri dan anaknya yang sudah terlebih dahulu pulang kampung untuk Liburan dan akan menghadiri nikahan Ori)

Riko : Rabu tanggal 30 kayaknya

Saya : :( akkkhhh.. enak banget, dian juga pengen ikutan, tapi nggak dapet ijin, nggak dapet ijin karna ke Bromo dulu baru ke Sragen. "nanti kalau terjadi apa-apa gimana, Appa kan jauh yan", gitu kata Appa.

Ori : (tertawa :D )

Saya : kapanlah dian bisa jalan ke Jogja?

Riko : Yok lah sekalian sama Da Ko

Saya : bayarin tiket? *sambil senyum2 manis

Riko : *mikir,, Sekali jalan aja

Saya : yang bener? akhh.. mau, mau, Da Ko tiket Pulang ke Batamnya aja, tiket pulang lebih mahal 

Riko : ya,, ya,,

Saya : tapi coba minta ijin sama Appa n Amma dulu, trus ngajuin cuti sama si Bos, besok siang baru di kabarin, klo nggak dapet cuti nggak jadi, ok?

Riko : ok *sambil nyengir 

Saya : senyum-senyum sambil kegirangan dalam hati.

Ketika minta ijin sama Appa dan Amma, dan bilang kalau da Ko yang ngajak, langsung di ijinin, ketika minta ijin cuti ke pak bos yang di seberang juga lancar2 aja, walaupun skypenya lama banget baru di bales. Owh ya sebenernya saya cuma punya cuti tersisa 1 hari dan rencana perjalanan ke Jogja adalah 6 hari, jadilah 4 harinya saya ambil unpaid, tapi tak mengapa, yang penting jalan-jalan.

Akkhhh... Sungguh rencana Allah itu luar biasa, satu persatu list impian yang 36 itu mulai terwujud, dan satu-persatu secuil tanah syurga yang Allah titipkan di negeri tercinta Indonesia ini, bisa terjejaki. Impian keliling Indonesia itu akan terwujud, tak ada yang mustahil bagi Allah. :) :) :)

"Biarkan impian2 itu menjadi untaian doa yang meniti tangga hingga melangit" 
~Dian Fernanda~






Tuesday, 22 October 2013

Wisuda ke 2 di 2013


Alhamdulillahi robbil alamin..
Puji syukur atas semua yang telah Allah SWT berikan kepada saya, sungguh jalanNya luar biasa. Nyaris wisuda tahun depan karena penutupan pendaftaran wisuda tanggal 20 dan saya baru lulus sidang skripsi tanggal 16. Berminggu-minggu kurang tidur, otak mandek nggak bisa di ajak berpikir bahkan ketika tidurpun mimpinya tentang skripsi semua, sungguh pengalaman yang tak akan terlupakan. Begitulah indahnya skripsi hahaha... (sekarang baru bisa tertawa lega, Akhirnya)

Bareng Amma & Appa

With Appa

with Amma

with Nenek

with Icha (adik ke 2)

Kenapa di bilang wisuda ke 2?
karena sebelumnya saya sudah wisuda 2010 lalu, wisuda untuk DIII di Politeknik Batam dan saya mengambil alih jenjang untuk program studi Akuntansi Manajerial di kampus yang sama tapi sudah berubah status menjadi Politeknik Negeri Batam. Sebenernya kuliah lanjut jenjang ini hanya 3 sementer saja, tapi saya akhirnya mengambil 3 semester 2 minggu, sayang banget yg dua minggunya karena bayarannya buat satu semester (kalau di beliin bakso bisa dapet segerobak itu :D ).


Wisuda kali ini diadakan malam hari, kenapa malam hari karena penutupannya yang luar biasa, ada lampion dan kembang apinya, keren ya.. salut buat panitia wisudanya :)


Jika ada yang bertanya, ada niatan nggak yan buat wisuda ke 3? hmm.. ada sih, tapi tidak dalam waktu dekat, harap maklum, masih trauma dengan Skripsi hahahaha....

Temen2 Sekelas

Smile :)


Wednesday, 9 October 2013

Gonggong


Selain Sup ikan dan Mie Lendir, yang jadi makanan khas Batam adalah Gonggong (bukan yang berkaki empat itu ya). Gonggong (Stombus Turturella) adalah makanan laut berupa kerang yang banyak terdapat di perairan laut Kepulauan Riau. Gonggong ini bisa dijumpai disemua restoran Seafood yang ada di Batam. 

Cara memasak gonggong ini cukup simple, hanya direbus dengan garam dan irisan jahe agar bau amisnya hilang, rasanya kenyal dan gurih, selain itu gonggong ini juga memiliki kandungan gizi yang tinggi. Biasanya gonggong disajikan dengan sambel, baik sambel saos, sambel merah maupun sambel ijo terasi, untuk memakannya juga di perlukan tusuk gigi, fungsinya untuk mencongkel isi dari gonggong ini keluar dan bisa mendarat dengan cantik di dalam mulut. 

Buat yang gemar sekali makan makanan laut, gonggong ini menu wajib yang harus dicoba jika berkunjung ke Batam, selain direbus sekarang gonggong juga diolah menjadi panganan berupa kerupuk, sehingga bisa dijadikan oleh-oleh buat sanak saudara maupun kerabat di luar Batam. 

Tahun 2011 dalam rangka ulang tahun pemerintah kota Batam juga membuat Batam Seafood Festifal dengan melakukan pemecahan rekor Muri dengan jumlah pemasak Gonggong terbanyak yaitu 1000 orang. Selain itu gonggong kini juga dijadikan salah satu motif corak batik khas Batam.

Monday, 30 September 2013

Tentang Rasa

“Tidak semua yang kita inginkan harus
terjadi seketika. Kita tidak hidup di
dunia dongeng.”

― Tere Liye, Eliana

“Seseorang yang mencintaimu karena fisik, maka suatu hari ia juga akan pergi karena alasan fisik tersebut. Seseorang yang menyukaimu karena materi, maka suatu hari ia juga akan pergi karena materi. Tetapi seseorang yang mencintaimu karena hati, maka ia tidak akan pernah pergi! Karena hati tidak pernah mengajarkan tentang ukuran relatif lebih baik atau lebih buruk.”

— Tere Liye, buku “Berjuta Rasanya"

Sayangi rasa sakit yang kita terima. Peluk dengan erat. Maka semoga rasa sakitnya berkurang.
Sungguh, apa2 yg kita tidak sukai, boleh jd itu amat baik bagi kita.

— Tere Liye

"Bahkan bekas luka fisik pun kita tidak tahu. Seseorang yang berdiri di hadapan kita, boleh jadi di punggung, dada, lengan, paha, penuh dengan bekas luka fisik, tapi tertutup oleh pakaian, dan kita tidak pernah tahu. 

Apalagi bekas luka hati. Kita lebih tidak tahu lagi. Seseorang di hadapan kita, selalu tersenyum, terlihat bahagia, boleh jadi penuh bekas luka di hati. Bekas-bekas luka yang memberikan pemahaman baik, dan kini membuatnya bahagia.

Ketika kita tidak bisa melihatnya, maka bukan berarti bekas luka itu tidak ada."

— Tere Liye

Setiap cinta memiliki waktunya. Jika sekarang belum saatnya, belum pantas, belum siap, maka bukan berarti itu tidak cinta.

Bersabar lebih baik.

— Tere Liye

“Akan selalu ada laki-laki yang baik-
baik untuk wanita yang terus berusaha
memperbaiki dirinya.

Juga, akan selalu ada, wanita yang
baik-baik untuk laki-laki yang selalu
berusaha memperbaiki dirinya.
Jangan ragu mengambil prinsip
hidup.”

— Tere Liye

Friday, 27 September 2013

Doaku

sampai kini
namamu masih ku sebut dalam tiap doaku
bukankah manusia hanya bisa berencana
apapun itu Allah yang menentukan jalan bagi hambaNya
sungguh, ini bukan inginku
juga bukan maksudku menyakitimu
karna akupun terluka
mungkin memang aku dan kamu
tak ditakdirkan untuk menjadi "kita"
doaku kini
semoga kamu temukan bahagiamu
meski itu bukan denganku
aku berbahagia untukmu

Friday, 20 September 2013

Dua Resolusi

Alhamdulillahi Robbil Alamin...
Puji syukur hanya untuk Allah SWT yg telah memberikan begitu banyak nikmat pada hambaNya ini :)

Hari ini 20 September 2013, semua perjuangan dua tahun terakhir untuk kuliah lanjut jenjang berakhir. Terima kasih untuk semua doa dan semangat dari orang-orang tersayang, terutama buat Amma dan Appa yang sudah memberikan semuanya untuk saya, maafkan anakmu ini pa ma yang belum bisa memberikan bahagia, buat adek-adek tercinta, spesial buat Uji yang udah jemput Ayang pulang kuliah tiap malam, buat saudari tercinta Yuni, buat abang Rozy, buat Dosen pembimbing buk Arni, dosen kedua bang Ori, buat sahabat-sahabat  Latif, bang Zakir, mas Jun, kak Raudah, Siti, mas Juwi, mas Catur, mas Eko, mbak Novi, mbak Siti, kak Lis, buat semua yang sudah banyak mendoakan dan juga memberikan semangat. Makasi banget banget :*  Luv u All :* 

Setelah bersusah payah dan dibuat stress tingkat Nasional oleh Skripsi, akhirnya saya hari ini bisa daftar wisuda, walaupun harus bolak-balik dulu ngurusin SKL dan nilai  yang belum keluar di Simpol. Untungnya saya masih sempat untuk mengejar pendaftaran wisuda, karena saya lulus sidang skripsi itu baru hari senin lalu, dan revisi skripsi dan acc penguji baru kemarin sore. Alhamdulillah Allah memudahkan jalan saya :)

Dua Resolusi saya di 2013 akhirnya kesampan dan di ceklis dari daftar, Alhamdulillah..
yang pertama Kelarin Skripsi dan yang kedua Wisuda. 
saatnya untuk mewujudkan resolusi selanjutnya, semoga di mudahkan :)

Tuesday, 17 September 2013

Sebuah Jawaban

Sering nggak si nanya ama diri sendiri? kalau saya sering, sering banget malah. Kok ini bisa gini ya? kok itu bisa gitu ya? Saya juga sering bertanya sama diri sendiri tentang satu hal. 

Kok bisa ya seseorang terutama teman bisa nggak lulus-lulus kuliah cuma karena skripsi?
kenapa sih berhenti tengah jalan kuliahnya cuma karna skripsi? padahal kan tinggal dikit banget
kenapa sih lama banget ngerjain skripsinya sampai bertahun-tahun?
dan pertanyaan kenapa lain yang berkaitan dengan skripsi.


Dan ternyata untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan itu, Allah membuat saya mengalami dan merasakan sendiri semua yang orang lain atau teman-teman saya alami dan rasakan. Sungguh Allah luar biasa. Sekarang saya sangat amat paham atas semua yang mereka rasakan, dan sekarang sangat amat memaklumi bahkan memaklumi diri sendiri. hehe..

Berbulan-bulan di buat galau dan merana karena Skripsi bahkan berkali-kali ketika tidur pun saya masih memimpikan tentang skripsi. Alhamdulillahnya saya akhirnya bisa melewati semua ujian itu walaupun harus dengan dua kali sidang Skripsi. Judul yang saya ambil tentang Perencanaan Pajak, yang menurut seorang teman itu sama aja kayak bunuh diri, saya ngambil judul yang tak seharusnya. Memang sih nggak terlalu banyak yang ngambil tentang judul ini, dan saya pun susah untuk mencari referensi terutama Jurnal Nasionalnya. 

Kesalahan yang saya lakukan selama membuat skripsi adalah, saya jarang sekali konsultasi dengan dosen pembimbing, bahkan pernah sampai dua bulan saya tak bertemu dosen pembimbing. Belakangan baru saya sadari andai saja dari dulu saya sering konsultasi dengan dosen pembimbing, mungkin saya tak perlu nambah 1 semester seperti sekarang ini. Tapi toh tak ada gunanya menyesal, nasi sudah menjadi bubur, jadi tinggal tambahani aja ayam, sambel, kerupuk, jadi deh bubur ayam enak hehehe...

Yang paling penting saya masih bisa ikut Wisuda tahun ini yang tinggal sebulan lagi, tinggal revisi, buat jurnal trus jilid trus daftar wisuda hehe... Alhamdulillah...
Allah sungguh luar biasa, memberikan sebuah jawaban langsung kepada saya dengan membuat saya mengalami semua peristiwa ini langsung bukan melalui jawaban dari orang lain. Semoga yang saya alami bisa menjadi pelajaran terutama untuk diri sendiri, Aamiin..

Jika ada teman-teman yang sedang skripsi, Semangat ya,, Saran saya rajin-rajinlah bimbingan dan konsultasi dengan dosen pembimbing, Insya Allah banyak membantu dan yang pasti dikerjakan skripsinya bukan hanya sekedar di pikirkan dan banyak-banyaklah berdoa  :)


Tuesday, 20 August 2013

Belakang Padang - Pulau Penawar Rindu

Pulau Belakang padang? itu pulau yang letaknya di belakang padang ya? bagi yang belum tau tentang pulau ini, pertanyaan seperti ini sering sekali terlontar. Belakang Padang adalah salah satu kecamatan di kota Batam, letaknya terpisah dari daratan Batam sendiri. Untuk mencapai pulau ini trasportasi yang tersedia hanya kapal kayu bermesin (Pompong) maupun kapal speed kecil, dan dibutuhkan waktu 15-20 menit hingga sampai di dermaga pulau ini.

Pompong yang bersandar
Begitu menjejakkan kaki di dermaganya, yang pertama terlihat adalah banyaknya Pompong yang sedang bersandar. Kemudian di sambut dengan slogan bertuliskan "Selamat Datang di Kec. Belakang Padang, Pulau Penawar Rindu, Kota Batam". kalau ditanya, kenapa disebut Pulau penawar rindu, saya juga kurang tau asal usul slogan itu hehe.. Maap yak..

Di Belakang padang, nggak ada Mobil, yang ada hanya motor dan becak, ada si sempet liat mobil, tapi sepertinya itu mobil Ambulance yang parkir didepan puskesmas. Dan sebenernya kalau niat buat menjelajah, belakang padang ini bisa di kelilingi hanya dengan engkol kaki, alias jalan. 

Salah Satu Mesjid di Belakang Padang
warnanya cerah :)
Disini hanya ada satu pantai yang dijadikan sebagai Objek Wisata, Namanya pantai Pasir Putih, ada sedikit yang unik dari pantai ini, yaitu "Dilarang masuk sebelum belanja", karna pengelola pantai ini punya warung dan satu-satunya, jadi harus belanja dulu jika ingin masuk ke kawasan pantainya, lucu ya :)

Jika ingin ke pantai ini, bisa menggunakan Becak atau ojek yang mangkal di sekitar dermaga. Dulu naik becak kesini ongkosnya sekitar 25k dan sekarang udah 30k. Karna BBM naik, kata tukang becaknya, padahal becak nggak pakai BBM padahal. Jika ingin berjalan kaki juga tidak masalah, saya ke pantai ini naik becak dan pulangnya jalan kaki, sembari menikmati suasana di pulau ini, sekalian juga si, misi untuk minta jambu, iya MINTA JAMBU :) , waktu naik becak kami liat jambu air yang warnanya menggoda banget di depan pekarangan rumah salah satu warga. 

Jambu Hasil minta

Jambunya imut, dan sedikit asem

Saya juga tanya sama bapak tukang becaknya, makanan atau minuman apa yang khas dari pulau ini, beliau jawab, ada es cendol yang enak, tapi sayang, yang ngejualnya lagi pulang kampung. Hiks,, *nelen ludah*

Pawai Tujuhbelasan
Sepulangnya dari Pantai pasir putih dan sholat di mesjid deket pasar, kami melihat banyak sekali orang yang lalu lalang di sekitaran jalan, sepertinya akan ada acara, setelah bertanya dengan anak-anak kecil ternyata bener, bakalan ada pawai tujuhbelasan disini, kebetulan kami ke pulau ini bertepatan dengan tanggal 17 Agustus. Jadi diputuskanlah kami akan melihat pawai ini sebelum balik ke Batam lagi.

@Pasir putih




Tuesday, 13 August 2013

Hidup Kan Baik-Baik Saja

Lagunya bang Fiersa Besari yang pertama kali di denger itu ya "Hidup kan Baik-baik saja" ini, dari Blognya Bang Fadh Djibran yang berjudul sama Hidup kan baik-baik saja. Kata-katanya yang sederhana, tapi maknanya dalem banget, Luar biasa deh pokoknya. Seperti kebiasaan saya, klo udah suka sama 1 lagu, bisa diputer seharian nggak berenti-berenti, jadilah lagu ini di putar beberapa hari, dan sampe sekarang masih aja nggak bosan.

Setelah itu saya nyari tau semua tentang bang Fiersa, mulai dari semua lagunya, Webnya, Twitternya, Wechatnya, bahkan yang terbaru, Blognya hehe.. kepo banget ya saya.. :)

Owh ya, dua albumnya bang Fiersa yang saya Unduh gratis dari webnya, tiap malam selalu saya puter buat lagu pengantar tidur hehe.. dan sekarang si adek yang tidur sekamar dengan saya, juga udah ketularan, bahkan dia sering nyayiin lagunya bang Fiersa.

Yang mau denger lagunya
Cerita kita tak semanis dongeng
Atau bagai drama sinetron cengeng
Kau bukan artis, ku bukan pujangga
Namun kisah ini sangat berharga

Hingga rambutmu memutih
Hingga perutku membuncit
Hati ini tak kan pernah tua

Kita memang bukan pasangan sempurna
Bukankah Tuhan mengirimmu untuk melengkapiku
Aku tidak perlu punya segalanya
Selama kau ada di sini 
Hidup kan baik-baik saja

Menikmati hujan sambil berdendang
Berpegang tangan saat senja datang
Senyumanmu membuat nyali ciut
Jangan bersedih, kau jelek jika cemberut

Kita memang bukan pasangan sempurna
Bukankah Tuhan mengirimmu untuk melengkapiku
Aku tidak perlu punya segalanya
Selama kau ada di sini 
Hidup kan baik-baik saja

Hingga kulitmu keriput
Hingga ragaku tak lagi kuat
Hati ini tak kan pernah tua

Selamat Menikmati, semoga sukak juga ya :)

Lebaran 1434 H

Taqabbalallahu minna wa minkum,shiyamana wa shiyamakum
Minal Aidin Wal Faizin 
Mohon Maaf lahir dan Batin
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1434 H


Belum telat kan ya ngucapinnya sekarang? kan masih di itung lebaran ke 6 hihihi...

Lebaran kali ini tak serame lebaran biasanya, karna ortu yang lebaran di warung, jadi sodara-sodara pada datangnya kewarung, dirumah yg dateng cuma temen-temn saya, dan adik-adik, jadi sampe sekarang kue labaran dirumah masih banyak, yang mau mampir, Monggo Sile-sile..


Lebaran ini, nggak bisa ikutan Sholat Id juga, ya biasalah peyempuan, padahal udah beli mukena baru :D
tapi hikmahnya, bisa beberes rumah dulu sebelum yang lain pulang sholat Id hehe..




Owh ya, tahun ini, Alhamdulillahnya bisa ikutan Takbiran Pawai Obor Keliling bareng temen-temen pemuda mesjid dan juga anak-anak TPA. Ini ketiga kalinya diselenggarakan, dan saya baru bisa ikutan tahun ini, karena sebelum-sebelumnya, selalu jadi anak gadis mama yang baik, bantuin masak di dapur .Alhamdulillah acaranya berjalan lancar, dan rame juga anak-anak TPA nya yang ikutan, dan acara pawai obornya di tutup dengan bagi-bagi bingkisan untuk anak-anak dan kembang api.


Bisa jalan bareng keliling silaturrahmi bareng temen-temennya di hari ke 2 lebaran dan di tutup makan Seafood bareng, dan di lebaran ke 4 nya kita jalan bareng ke Pantai Melayu, sekalian arisan juga. 
Waktu kerumah Kakak sepupu, suaminya nanya gini

Suami kakak : Ayank (Panggilan dari orang2 terdekat) mau THR juga?
Saya : Nggak ah, udah gede, malu (karna yang di kasih THR palingan Rp. 50.000, coba aja Rp. 1.000.000 gitu, pasti deh nggak nolak hehehe)


Saturday, 27 July 2013

13 Juli

13 Juli 2013

Hari itu mengingatkan ku padamu, ya, karna hari itu adalah harimu, hari kamu di lahirkan 24 tahun yang lalu. Semua kenangan tentangmu berkelebat begitu saja di hadapanku, dan itu membuatku rindu. Tapi merinduimu seperti tak berujung, karna tak kan pernah lagi kudapati sosokmu dihadapanku, tak kan pernah. 

Hari itu, hari ke 4 Ramadhan dikala hujan sedang membersamai tanah Batam, aku hanya bisa berdoa untukmu, karna hanya itu yang bisa ku hadiahkan di hari lahirmu. Dan harapku pada Rabbku dihari itu, aku ingin kamu hadir dalam mimpiku, memperlihat senyum manismu untuk ku. Sekali lagi, hanya untukku.

Pagi ini, pintaku di 13 Juli itu terkabul. Kamu hadir di mimpi pagiku, :) 
Jika kamu disini, mungkin kamu akan memarahiku atas kebiasaan burukku itu, kebiasaan buruk tidur lagi setelah sahur, sholat dan tilawah. Tapi tak mengapa jika kamu ingin memarahiku, sayangnya itu tak kan pernah terjadi kan?

Walau hari ini kamu hadir hanya sepintas lalu dalam mimpiku, tapi aku melihat senyum manismu, dan itu cukup untuk mengobati rasa rinduku padamu. Terima kasih untuk senyummu.

Jika rindu itu datang lagi, bisakah kamu hadir lagi dalam mimpiku?

Untukmu 
yang kini tak lagi di Dunia ini




Thursday, 25 July 2013

Kamu

Kamu yang dulu pernah ada
dan sekarang
mungkin rasa itu masih ada
walaupun ku tak tau kadarnya entah seberapa

bersama bayangmu
yang kadang menari-nari di hadapanku
atau mengintip diam-diam dalam mimpi panjangku

dan sampai akhirnya
ku dapati cerita baru
tentangmu
jika kamu bahagia aku juga bahagia

Monday, 22 July 2013

Menyerah

Pernahkah ga memikirkan sesuatu, setiap hari, berulang-ulang tapi tak melakukan apapun untuk itu. 
Saya sedang mengalaminya, sudah beberapa minggu terakhir ini.

Saya sadar suatu saat nanti saya akan sangat amat menyesali semua ini, tapi entah kenapa saya seperti tak bisa berbuat apa-apa.

Saat ini tak lagi saya temukan pemicu semangat untuk menyelesaikan semua ini, walaupun sebenernya sudah setengah jalan.

Saya itu ibarat sebuah gambar yang sering beredar di FB (nyoba nyari kambarnya ga ketemu) dua gambar laki-laki yg sedang menggali, di gambar atas si laki-laki tetap menggali dan pantang menyerah, sementara di gambar bawah ketika jarak yang tinggal sedikit lagi menuju emas yang di carinya, dia menyerah. 

Dan filosofi itu pas banget buat saya sekarang, saya tau yang akan saya capai, tapi ketika tinggal beberapa langkah lagi, saya menyerah. Entahlah,, saya bingung harus berbuat apa. 


Tuesday, 16 July 2013

Senyum

Senyum, entah mengapa saya sangat tergila-gila dengan senyum, senyum seperti bagian yang tak terpisahkan dari kehidupan, bukan tentang senyum saya, tapi senyum orang lain yang ada di hadapan saya. Saya sangat suka memperhatikan senyum orang lain, seringnya diam-diam memperhatikan dan mengamati hehe..

Kecintaan saya pada senyum berawal dari sebuah benda berwarna kuning ini, pemberian seorang teman beberapa tahun lalu


Dan senyum juga yang membuat saya begitu ngefans nya dengan artis korea, Kim Sang Bum, senyumnya maut banget. Saya bukan tipe orang yang ngefans dengan banyak artis atau apalah itu namanya, hanya orang-orang tertentu yang menurut saya menarik yang saya suka, dan salah satunya ya si Killer Smile itu.

Owh ya, bukankan senyuman juga merupakan sedekah tergampang dan termurah yang bisa kita berikan kepada orang lain, dan biasanya senyum itu selalu menular, coba aja ketika jalan trus berpapasan dengan orang yang tak di kenal kemudian senyum, pasti orang tersebut secara otomatis akan membalas senyuman kita, ya kan? 


Memperhatikan dan mengamati senyum orang lain itu menyenangkan :)

Wednesday, 10 July 2013

1 Ramadan

Alhamdulillah, Segala puji dan Syukur hanya bagi Allah SWT yang masih memberikan kesempatan bagi diri ini untuk menikmati Ramadan. 

Semoga amal ibadah selama Ramadan kali ini jauh lebih baik dan juga amalan-amalan selama Ramadan tetap   ngikut sampai ketemu ramadan lagi, Aamiin..

Owh ya, 1 Ramadan ini dapet cerita yang nggak di sangka-sangka dari seorang sahabat, menyangkut tentang diri sendiri si, tapi sepertinya harus dilupakan, anggap aja nggak pernah denger, habis bingung juga musti harus gimana. Jadi mari kita lupakan, dalam hitungan ke tiga lupakan,, 3, Lupakan hihihi....

Barusan dapet SMS dari temen yg kerjanya di lapangan, di Offshore, pinggir laut daerah Tanjung Uncang, katanya " lemes euy". Langsung ngebayangin si temen yang kerja di pinggir laut, panas terik dan masih puasa, Sungguh Luar Biasa, Semoga Istiqomah n Full deh puasanya, Aamiin.. :))


Friday, 21 June 2013

Berjalan Ke Barat Di Waktu Pagi Hari

Satu lagi musikalisasi puisi dari bapak Sapardi Djoko Damono yang keren, dan kali ini dibawakan oleh "Teman Sebangku" Dua orang penyanyi Indie asal Bandung, Sarita pada vokal dan Doly pada gitar. Puisi-puisi bapak Sapardi yang biasanya sendu kali ini dibawakan dengan ceria, dan entah kenapa dengernya juga bikin ceria. Keren deh yang jelas..




waktu berjalan ke barat 
di waktu pagi hari 
matahari mengikutiku di belakang
aku dan matahari
tidak bertengkar tentang siapa
diantara kami 
yang berjalan didepan

aku dan matahari 
tidak bertengkar tentang siapa 
di antara kami yang telah 
menciptakan bayang-bayang

aku dan bayang-bayang 
tidak bertengkar tentang siapa
di antara kami yang berjalan di depan






Wednesday, 19 June 2013

Melingkar

Akhir-akhir ini
melingkar terasa tak lagi sama
tak ada lagi ada kerinduan di sana
kosong
terasa tak bermakna
tak bernyawa
terasa hanya seperti rutinitas tanpa arti

Rindu melingkar seperti dulu
ketika salam menjabat erat
ketika senyum terasa menenangkan
ketika berbagi ilmu begitu menyenangkan
ketika berbagi cerita sangat melegakan

mungkin hanya aku yang tak mengerti
tak bisa memahami
Aku rindu melingkar seperti yang dulu

Tuesday, 18 June 2013

Hanya Kata


Sudah lama kita tak seperti ini
duduk berdua di pinggir pantai
menikmati cakrawala senja nan mempesona 
dan debur ombak nan membuai syahdu

apa kamu bahagia? tanyaku memecah kesunyian
kamu menoleh dan tersenyum getir
bahagiaku tak kan utuh tanpamu
tak kan penah utuh

dan akupun hanya bisa terpaku
mengalihkan pandangan pada burung-burung camar
yang menghiasi jingga sore ini
dan berujar dalam hati
maafkan aku yang tak bisa bersamamu

Friday, 14 June 2013

Skripsi Saia

Beberapa bulan terakhir ini, kata-kata itu sangat lekat dengan kehidupan saya. Ya, memang sebuah proses yang harus dilalui untuk mendapatkan gelar. Sebelumnya, ketika kuliah D3 dulu dan untuk lulus saya harus mengerjakan TA atau Tugas Akhir, saya sangat amat fokus mengerjakannya, walaupun dibuat stress yang berkepanjangan dan begadang, bahkan sengaja bangun pagi-pagi buta untuk mengerjakan TA tersebut,  semua berjalan baik dan lancar, walaupun setelah sidang masih ada yang harus di revisi. Alhamdulillah saya puas dengan apa yang telah saya kerjakan. 


Tapi untuk Skripsi ini entah mengapa, saya terlalu amat sangat santai mengerjakannya, sebenarnya dari awal Februari lalu, semester akhir ini telah dimulai, dan skripsi sudah harus dikerjakan. Dimulai dengan Proposal judul terlebih dahulu, sejak Februari, baru akhir Bulan lalu saya Seminar proposal dan Alhamdulillahnya Judul saya diterima, walaupun Proposalnya harus di revisi terlebih dahulu. Terhitung sejak seminar proposal, kurang lebih dua minggu, Proposal dan Skripsi tidak saya sentuh sama sekali. Saya mencoba mengumpulkan semangat yang berserakan dan juga membuang rasa malas yang melekat  jauh-jauh dari diri sendiri, dan itu susah. Proposal dan skripsi baru minggu ini saya mulai kerjakan kembali. Begitu datang ke kampus, ternyata saya sudah di ultimatum dosen pembimbing, dosennya nggak mau bimbingan di waktu liburan, dan liburan itu kurang lebih tinggal 2 minggu lebih lagi. 

Jadilah saya harus super duper ngebut ngerjain Skripsi dari Bab 1 - Bab 5 dan di tambah laporan Magang. Ya Allah, cobaan apa ini??
Baiklah belajar dari kesalahan fatal yang telah saya buat, sekarang bukan waktunya lagi untuk berleha-leha, duduk-duduk manis dan nyantai. Sampai Akhir bulan ini semua harus sudah siap dan mau tidak mau, setiap malam harus ke kampus untuk bimbingan. Hmm, Semoga semua berjalan dengan lancar dan baik-baik saja,, Aamiin...

Caiyo,, 
Hamasah,,
Ganbatte,,
Semangat,,

Dian Pasti Bisa!!

Owh ya semangat saya akhirnya timbul lagi setelah diberi kata-kata sederhana tapi Jleb banget dari seorang Sahabat. "Tinggal pilih aja sih, mau wisuda tahun ini apa tahun depan?". Sederhana tapi membuat saya akhirnya sadar :D

Wednesday, 12 June 2013

Pergilah melihat dunia - Tere Liye

Pergilah, Anakku..
Dengarkan gunung-gunung bergema memanggilmu, Nak..
Atau lautan bergelora mengundangmu

Maka berangkatlah..
Biarkan alas kakimu yang paling jauh hanya pergi sekitaran rumah akhirnya menjejak ribuan mil
Biarkan debu perjalanan menempel di seluruh pakaian
Jangan cemas banyak hal
Jangan berpikir terlalu panjang hingga ragu datang
Lihatlah dunia terbentang..

Dengarkan nyanyian lembah-lembah hijau, Nak..
Atau padang stepa, padang sabana luas, hingga debu padang pasir..
Atau menyentuh lembutnya pucuk salju dingin menyenangkan..

Jangan habiskan hidup hanya antara bangunan, jalan setapak, kendaraan, itu-itu saja..
Jangan habiskan pagi, siang, sore, malam di jendela yang sama, menghela nafas seolah lega..
Jangan habiskan hari dengan hanya bermimpi melihat dunia

Berangkatlah.. hidupmu lebih besar dibanding sempitnya kerangkeng pemikiran dan pemahaman
Dengarkan genderang ramai kota-kota besar, Nak..
Atau desa-desa permai dengan penduduk selalu tersenyum walaupun mereka berbeda warna kulit

Maka biarkan semua petualangan itu datang
Jangan sedih jika malam-malam terasa lebih panjang
Jangan takut kehabisan bekal
Jangan takut tidak pernah kembali
Biarkan semua mengalir
Kau akan bertemu teman-teman baru

Berangkatlah, Nak..
Kau akan tumbuh layaknya seorang petualang
Tidak mengeluh saat hujan turun
Tidak cemas walau semua serba terlambat
Tidak panik meski semua berantakan
Tidak dikendalikan waktu apalagi oleh manusia lain
Kau akan tumbuh semakin kuat

Kau akan mengerti banyak hal..

Karena sungguh Nak..
Bapakmu tidak bisa menceritakan lebih baik bagaimana rasanya sendirian duduk di sebuah angkutan, sesak oleh penumpang dengan warna kulit berbeda, duduk rapat, sempit saling menempel bahu, suara kotek ayam, tumpukan karung sayur, kardus-kardus, ramai suara mengobrol dengan bahasa antah-berantah, lirikan anak-anak yang ingin tahu..
Dan kau harus mendirikan sholat jama’ di atas mobil itu karena dua waktu sholat hampir habis, kendaraan tak kunjung berhenti.

Kau akan tahu persis sensasinya saat kau sendiri mengalaminya
Menjadi tontonan satu bus.
Dan itu akan memberikan pemahaman baru

Kau akan mengerti banyak hal..

Pergilah melihat dunia, Anakku

Monday, 10 June 2013

Mana yang lebih Berkah??

Ini tentang memulai sesuatu awal kehidupan baru bernama Pernikahan. Bukankah sesuatu yang baru itu harus diawali dengan yang baik serta di berkahi? dan bukankah yang kita harapkan dalam melaksanakan walimahan atau pesta adalah doa dan restu dari para tamu yang datang berkunjung dalam acara yang kita selenggarakan? dan bukankah yang diharapkan adalah penilaian yang baik?

Ceritanya begini, sabtu kemaren saya menghadiri dua pernikahan dihari yang sama, dua pernikahan yang menurut saya bermaksud sama tapi dengan cara berbeda. Pertama pernikahan teman kuliah semasa kuliah D3, Walimahan yang diadakan di rumah dengan sederhana. Saya datang dengan abang sepupu yang kebetulan juga pernah bekerja di PT yang sama dengan teman saya tersebut, dan sebelum sampai di tempat acara, kami sempet nyasar terlebih dahulu setengah jam lebih muter-muter untuk cari alamatnya hehehe.. ya begitulah Batam, selalu susah buat cari alamat. 

Karena kami sampai di walimahan temen saya itu sudah setengah enam sore jadi mempelainya waktu itu sudah beranjak untuk mengganti baju dengan pakaian berikutnya. Walimahannya sederhana, seperti waliman yang diadakan dirumah pada umumnya, pelaminannya pun bernuansa merah karena kebetulan teman saya itu berdarah Minang, kursi ditata rapi dan ada panggung kecil yang dijadikan sebagai tempat untuk hiburan / orgen. Tamu yang datang, isi buku tamu, ambil hidangan, dan menikmati hidangan di kursi yang telah disediakan, karena keburu azan magrib jadi waktu itu saya menyambangi kamar pengantin untuk bersalaman dan mengucapkan selamat. 

Pernikahan kedua adalah pernikahan temen abang sepupu saya yang kebetulan juga adalah kakak kelas saya ketika SMA. Walimahnya di adakan di gedung salah satu tempat yang biasa dijadikan gedung walimahan di Kota Batam. Acaranya dari Jam 7 - 10 malam. Jam 7 lewat kami sampai di tempat acara, masih belum banyak tamu undangan yang hadir, mempelainya pun juga belum datang. Setelah mengisi buku tamu dan memasuki gedung, saya agak sedikit heran, kenapa didalam gedung hanya terlihat sedikit kursi, hanya ada 4 meja tamu dan beberapa kursi untuk undangan VIP dan juga beberapa kursi yang dijejerkan dikiri kanan ruangan. Pelaminan juga bernuansa merah, dan saya menduga bahwa kakak kelas saya tersebut mungkin berdarah Minang juga. 

Setengah delapan lewat para tamu sudah banyak yang datang dan mempelaipun akan memasuki ruangan . Dimulai dengan pembukaan oleh MC, penyambutan mempelai dengan "tari Galombang" tarian khas Minang, dan benar dugaan saya, kedua mempelai pun juga menggunakan Suntiang, pakaian pernikahan Minang, acara selanjutnya penampilan tari piring oleh pengisi acara, dan semua tamu diminta bersalaman dengan mempelai terlebih dahulu kemudian dilanjutkan dengan mencicipi hidangan. 

Dan keheranan saya di awal tadi terjawab, walimahan ini memang sengaja tidak menyediakan kursi yang banyak karena memang konsepnya begitu, standing party klo orang-orang luar bilang mah, dan ini sungguh sangat amat mengganjal bagi saya, entah dengan tamu-tamu yang lain. Selain ini pertama kali buat saya mengahadiri walimahan seperti ini dan juga saya merasa sangat tidak sopan. Para tamu yang datang, dibuat sengaja untuk makan sambil berdiri, bukankan itu sangat tidak sopan dan tidak sesuai dengan adat ketimuran kita. Dan bukakkan Rasulullah mengajarkan kita untuk tidak makan dan minum sambil berdiri?

Dari Abu Hurairah r.a :Bahwa Nabi s.a.w bersabda,”Jangan kalian minum sambil berdiri ! Apabila kalian lupa, maka hendaknya ia muntahkan !” (HR. Muslim)

Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Basysyar, telah menceritakan kepada kami Ibnu Abu Adi dari Sa’id bin Arubah dari Qatadah dari Anas bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam telah melarang seseorang minum dalam keadaan berdiri. Kemudian ditanyakan kepada beliau, “Bagaimana dengan makan?” Beliau menjawab: “Terlebih lagi dalam makan.” Abu Isa berkata; Ini adalah hadits hasan shahih.(H.R Tirmidzi)

Hasil Penelitian Medis :

Dr. Abdurrazzaq Al-Kailani berkata: “Minum dan makan sambil duduk, lebih sehat,lebih selamat, dan lebih sopan, karena apa yang diminum atau dimakan oleh seseorang akan berjalan pada dinding usus dengan perlahan dan lembut. Adapun minum sambil berdiri, maka ia akan menyebabkan jatuhnya cairan dengan keras ke dasar usus, menabraknya dengan keras, jika hal ini terjadi berulang- ulang dalam waktu lama maka akan menyebabkan melar dan jatuhnya usus, yang kemudian menyebabkan pernah sekali minum sambil disfungsi pencernaan.

Sumber: http://syiar-muslim.mywapblog.com

Sudah jelas dari hadist di atas bahwa Rasulullah melarang kita minum bahkan makan berdiri, dan dalam walimahan itu berpuluh-puluh orang diharuskan makan dan minum dengan berdiri karena penyelenggara yang sengaja membuat konsep seperti itu, entah apapun alasan dibalik semua itu. Hmm, sungguh ini membuat saya sangat tidak nyaman dan selama disana saya hanya minum dan mencicipi kue kecil dan sama sekali tidak berniat untuk makan makanan berat. Karena saya juga ada acara lain setelah itu, maka saya dan sepupu segera saja meninggalkan acara itu dan berpamitan dengan teman-teman yang lain. 

Jadi menurut anda dari dua walimahan di atas mana yang lebih diberkahi?

Monday, 3 June 2013

Ngegembel di 2 Negara 5 Destinasi Part 4

Cerita sebelumnya ada Part 1, Part 2 dan Part 3 dan ini part terakhir dari cerita nggembel saya di MY & SG

MALAKA -  SINGAPORE


Dari Penang ke Malaka menggunakan Bus yang berangkat jam 23.40 malam, dan sampai di Malaka pagi jam 05.45. Dan seperti biasa yang kami cari pertama kali adalah tandas (toilet) lagi-lagi untuk menyegarkan diri alias mandi. Dan ternyata inilah mandi yang tak kan pernah terlupakan. 


Setelah itu kami mencari loket penjualan tiket yang akan membawa kami ke Johor siang harinya, paginya kami berencana keliling Malaka terlebih dahulu, dan ternyata tiket untuk siang hari sudah ludes tak bersisa, yang ada dan satu-satunya hanya untuk berangkat jam 8.30 pagi. Kami bingung dan tak tau harus bagaimana, selain menggunakan bus ke Johor pilihan lain adalah bus langsung ke Singapore dan itu pastinya mahal banget dan belinya pakai Dolar, dan terpaksa lagi dan lagi untuk yang kesekian kalinya, Jalan-jalan di Malaka harus kami relakan :(

Kampanye Jauhi Zina yang ada di Malaka Sentral, Keren!!

Ya jadilah kami berempat Jilbaber backpacker kece jauh-jauh ke Malaka hanya untuk numpang mandi di tandas Malaka Sentral doank hiks. hiks..
Dan sampai di singapore saya  masih tak rela dengan itu semua, tapi apalah daya, saya dan teman-teman hanya bisa berencana, semuanya tetap Allah SWT yang menentukan, walau sehebat apapun rencana kita, hmm mencoba mengikhlaskan dan mencari hikmah di balik itu semua.

Jadi kami hanya bisa mandi, Sholat dan numpang Sarapan Di Malaka, dan sepanjang perjalanan 2 jam lebih dari Malaka ke Johor Baru saya habiskan dengan tidur, karena memang tak ada pemandangan yang bisa di nikmati, karena sepanjang jalan hanya ada perkebunan kelapa sawit.

Sesampainya di terminal Larkin Johor Bahru kami, segera berganti bus dengan bus SBS menuju Kranji, Singapore, sebelumnya beli makan siang dulu buat di makan di Singapore ntar, biar lebih murah,, tetep ya klo ngembel, azaz Murah meriah itu perlu banget di perhatikan hihi..

Setelah melewati imigrasi Malaysia dan Singapore dengan mulus, sampailah kami di Kranji Station, selanjutnya tujuan kami adalah Harbour front. Dengan tiket MRT $2.40 sampailah kami di Harbour Front, tujuan kami tak lain dan tak bukan adalah Sentosa Island, iya, karena nggak bisa keliling Malaka, jadi kami mengganti perjalanan dengan menikmati Sentosa Island, menghemat juga si, karena ini alternatif termurah dari pada keliling Singapore, Murahnya tetep ya :D





Setelah ngantri yang lumayan panjang untuk beli tiket Sentosa Island seharga $4, kami sempatkan dulu untuk makan bekal yang kami beli di larkin sebelumnya. Selanjutnya menikmati Fasilitas yang ada di Sentosa Island. Owh ya karena sempet hujan waktu disana, kami berteduh dan numpang Ngecah HP dan kamera disana, dan ini beneran kayak gembel,, tapi sebodo amat mah hihi..





Setelah puas keliling Sentosa Island, kami lanjutkan dengan makan di Bouqet, makan Kimchi ramen yang mantep banget. owh ya FYI jika ingin sholat di Sentosa Island, Surat atau Musholanya ada di bastment  Beach Island Station Beach Island. sebelah kanan dari eskalator turun. 

Mbak Mon Picture

Mbak Mon Picture

Mbak Mon Picture

Jam 20.20 kami meninggalkan Singapore dari Harbour Front dengan rasa capek yang bertubi-tubi karena 3 hari nggak ketemu kasur empuk, tapi senang membuncah dalam hati karena bisa melakukan perjalanan yang luar biasa ini. Dan ngegembel itu bikin nagih, next kemana ya? 


Perjalanan pulang dari Batam Singapore kami sengaja duduk dibangku luar kapal ferry, supaya bisa menikmati kerlap kerlip lampu Singapore malam hari, dan mendekati Batam, saya dimanjakan dengan pemandangan Bulan yang malam itu Cantik Banget, sungguh penutup perjalanan yang Subhanallah banget. Alhamdulillah.

Alhamadulillah ya Allah untuk perjalanan yang luar biasa ini, semoga dilain kesempatan bisa menjejakkan kaki di bumi Mu yang Luar Biasa lainnya. Aamiin..

Owh ya, Indahnya Negeri Orang karena karya tangan manusia, tapi Indahnya Indonesia karena karyanya Allah SWT..

Indonesia tetep juara ^^

Pengeluaran :
Tiket Bus Malaka - Larkin   = RM 19
Sarapan, Canai                    = RM 1.20
Larkin - Kranji                    = RM 1.90
Nasi lemak                          = RM 3
Mineral                               = RM 1.70
Kranji - Harbour Front       = $ 2.40
Sentosa Island                    = $ 4
Ramen + Fruit Blanded      = $ 6
Tax ke Batam                    = $ 6

Total :
RM 26.80 x Rp 3.250 = Rp. 87.100
$ 18.40 x Rp 7.890 = Rp. 145.176
Rp. 232.276