Saturday, 27 July 2013

13 Juli

13 Juli 2013

Hari itu mengingatkan ku padamu, ya, karna hari itu adalah harimu, hari kamu di lahirkan 24 tahun yang lalu. Semua kenangan tentangmu berkelebat begitu saja di hadapanku, dan itu membuatku rindu. Tapi merinduimu seperti tak berujung, karna tak kan pernah lagi kudapati sosokmu dihadapanku, tak kan pernah. 

Hari itu, hari ke 4 Ramadhan dikala hujan sedang membersamai tanah Batam, aku hanya bisa berdoa untukmu, karna hanya itu yang bisa ku hadiahkan di hari lahirmu. Dan harapku pada Rabbku dihari itu, aku ingin kamu hadir dalam mimpiku, memperlihat senyum manismu untuk ku. Sekali lagi, hanya untukku.

Pagi ini, pintaku di 13 Juli itu terkabul. Kamu hadir di mimpi pagiku, :) 
Jika kamu disini, mungkin kamu akan memarahiku atas kebiasaan burukku itu, kebiasaan buruk tidur lagi setelah sahur, sholat dan tilawah. Tapi tak mengapa jika kamu ingin memarahiku, sayangnya itu tak kan pernah terjadi kan?

Walau hari ini kamu hadir hanya sepintas lalu dalam mimpiku, tapi aku melihat senyum manismu, dan itu cukup untuk mengobati rasa rinduku padamu. Terima kasih untuk senyummu.

Jika rindu itu datang lagi, bisakah kamu hadir lagi dalam mimpiku?

Untukmu 
yang kini tak lagi di Dunia ini




6 comments:

  1. Semoga Allah menempatkan dirinya di tempat yang terbaik. Bagi yang ditinggalkan dan menyimpan banyak kenagan dan rindu yg tak bertepi, semoga Allah memberikan kelapangan dada utk menjaga rindu itu dlm do'a2...
    keep semangat! :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin Ya Robbal Alamin..
      Mkasi Mbak :)

      Delete
  2. heumm,sedih bangettt nduk...titpkan rindumu pada do'a-do'a :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mbak, bt sekarang cuma doa yg bisa nyampein rindu :)

      Delete
  3. Semoga beliau mendapat tempat yang baik di sisi Allah.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin Ya Robbal Alamin..
      Mkasi Bun :)

      Delete

Pembaca yang baik, selalu meninggalkan jejak ^^