Tuesday, 20 August 2013

Belakang Padang - Pulau Penawar Rindu

Pulau Belakang padang? itu pulau yang letaknya di belakang padang ya? bagi yang belum tau tentang pulau ini, pertanyaan seperti ini sering sekali terlontar. Belakang Padang adalah salah satu kecamatan di kota Batam, letaknya terpisah dari daratan Batam sendiri. Untuk mencapai pulau ini trasportasi yang tersedia hanya kapal kayu bermesin (Pompong) maupun kapal speed kecil, dan dibutuhkan waktu 15-20 menit hingga sampai di dermaga pulau ini.

Pompong yang bersandar
Begitu menjejakkan kaki di dermaganya, yang pertama terlihat adalah banyaknya Pompong yang sedang bersandar. Kemudian di sambut dengan slogan bertuliskan "Selamat Datang di Kec. Belakang Padang, Pulau Penawar Rindu, Kota Batam". kalau ditanya, kenapa disebut Pulau penawar rindu, saya juga kurang tau asal usul slogan itu hehe.. Maap yak..

Di Belakang padang, nggak ada Mobil, yang ada hanya motor dan becak, ada si sempet liat mobil, tapi sepertinya itu mobil Ambulance yang parkir didepan puskesmas. Dan sebenernya kalau niat buat menjelajah, belakang padang ini bisa di kelilingi hanya dengan engkol kaki, alias jalan. 

Salah Satu Mesjid di Belakang Padang
warnanya cerah :)
Disini hanya ada satu pantai yang dijadikan sebagai Objek Wisata, Namanya pantai Pasir Putih, ada sedikit yang unik dari pantai ini, yaitu "Dilarang masuk sebelum belanja", karna pengelola pantai ini punya warung dan satu-satunya, jadi harus belanja dulu jika ingin masuk ke kawasan pantainya, lucu ya :)

Jika ingin ke pantai ini, bisa menggunakan Becak atau ojek yang mangkal di sekitar dermaga. Dulu naik becak kesini ongkosnya sekitar 25k dan sekarang udah 30k. Karna BBM naik, kata tukang becaknya, padahal becak nggak pakai BBM padahal. Jika ingin berjalan kaki juga tidak masalah, saya ke pantai ini naik becak dan pulangnya jalan kaki, sembari menikmati suasana di pulau ini, sekalian juga si, misi untuk minta jambu, iya MINTA JAMBU :) , waktu naik becak kami liat jambu air yang warnanya menggoda banget di depan pekarangan rumah salah satu warga. 

Jambu Hasil minta

Jambunya imut, dan sedikit asem

Saya juga tanya sama bapak tukang becaknya, makanan atau minuman apa yang khas dari pulau ini, beliau jawab, ada es cendol yang enak, tapi sayang, yang ngejualnya lagi pulang kampung. Hiks,, *nelen ludah*

Pawai Tujuhbelasan
Sepulangnya dari Pantai pasir putih dan sholat di mesjid deket pasar, kami melihat banyak sekali orang yang lalu lalang di sekitaran jalan, sepertinya akan ada acara, setelah bertanya dengan anak-anak kecil ternyata bener, bakalan ada pawai tujuhbelasan disini, kebetulan kami ke pulau ini bertepatan dengan tanggal 17 Agustus. Jadi diputuskanlah kami akan melihat pawai ini sebelum balik ke Batam lagi.

@Pasir putih




10 comments:

  1. Replies
    1. pekarangan rumah warga mbak, setelah lapangan rumahnya hehe

      Delete
  2. jambunya merah bener, ngiler di sore hari :9 namanya lucu yah belakang padang, pulau menawar rindu, penasaran nih sama artinya! huehehee. belum pernah ke batam, jadi pengen berkunjung kalo ada kesempatan :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Smoga kakinya di mudahkan untuk melangkah ke Batam ya Mbak, klo kesini, info2 hehe

      Delete
  3. Pengen bngt saya ke Pantai yg pasirnya putih. Belum pernah sama sekali. Hehehe. Kemarin temen di ITB juga dari Padang...

    ReplyDelete
    Replies
    1. main ke Kepri kang, bnyak pasir putihnya :)

      Delete
  4. Pemandangan yg indah sekali ya Ukhti ^^
    Itu jambunya merah banget, masjidnya juga unik warnanya..
    pengalaman banget deh..

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya, jambunya menggoda bgt hehe..
      Rata2 bangunan disana warnanya cerah-cerah

      Delete
  5. Kapan rencana maen" ke belakang padang lagi? Dan terima kasih sudah memperkenalkan belakang padang ke masyarakat luas.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Senang bisa mepromosikan Kepri ke masyarakat luas hehe..
      belum tau kpn balik lagi, tapi pengen nanti sarapan disana hehe..

      Delete

Pembaca yang baik, selalu meninggalkan jejak ^^