Friday, 23 May 2014

Impian ke 28 & 36

36 Impian
  • Impian ke 28
Makan Kerak telor di Monas :D

Entah apa yang saya pikirkan ketika menulis impian yang satu ini, impian yang nggak penting banget sebenernya tapi entah mengapa saya masukkan dalam list impian saya, tapi tak mengapa seenggak pentingnya impian toh tetap menjadi impian, dan Alhamdulillah impian nggak penting ini kesampean. 

4 Mei 2014 setelah acara GL ODOJ di Istiqlal saya dan teman dari Batam sebut saja namanya Indah serta Guide kami selama di Jakarta (tempat kami numpang nginap semalam) sebut saja namanya Sifa berkeliling di sekitaran Jakarta pusat yang masih bisa di jangkau, salah satunya ya Monas, begitu masuk kawasan pemandangan yang luar biasa mengerikan buat saya, sampah berserakan dimana-mana, masak icon Jakarta tapi sampahnya berserakan gitu ckckckck..


Kata temen si itu karena paginya kawasan monas dijadikan kawasan car free day dan banyak yang berjualan di sekitaran monas, saya berpikir kenapa acaranya dari pagi tapi sampai malam tetep nggak di bersihkan ya, hmm entahlah biar kan Tuhan dan petugas kebersihannya saja yang tau. 
Owh ya saya akhirnya bisa merasakan kerak telor langsung dari asalnya, rasanya beda jauh dengan yang pernah saya cicipi di simpang bukit kemuning Piayu, jauh banget, enakan yang di monas hehe..

  • Impian ke 36
Metik Buah anggur, apel,strawberry  langsung dari pohonnya (klo ini adanya di jawa)

Kali ini metik Stroberry langsung dari pohonnya, pohonnya ternyata kecil, di susun berderet menggunakan polibek, dan di kawasan ini hampir semua rumah punya kebun stroberry sendiri, keren. Mungkin karena kawasan Ciwidey yang dingin sehingga stroberry gampang tumbuh, nggak kayak di Batam yang panas gersang menyengat. Begitu masuk kebunnya langsung kalap metikin, dan ternyata boleh di makan langsung, jadinya metikin sambil makan deh hehe.. walaupun warnanya merah menggoda rasanya tetep aja asem. Rencananya metik banyak untuk oleh-oleh dan ternyata baru semalam udah banyak yang busuk, jadinya di makan selama perjalanan.




Thursday, 8 May 2014

Grand Launching One Day One Juz (GL ODOJ)


Alhamdulillah.. Alhamdulillah.. Alhamdulillah..
Hanya syukur yang bisa terucap karena Allah SWT telah memudahkan langkah kaki saya untuk sampai di Mesjid Istiqlal dan bergabung dengan 30.000an Odojers (sebutan untuk para penggiat One Day One Juz) dari seluruh Nusantara. Menjadi 1 dari 30.000an yang menggemakan bacaan Al-qur'an secara bersamaan itu sungguh mengharukan, dan momen yang tak kan bisa tergantikan dengan apapun.

Peserta GL ODOJ

Cara mendaftar ODOJ

Kegiatan Grand Launching One Day One Juz  (GL ODOJ) ini di adakan di Mesjid Istiqlal pada hari minggu tanggal 4 May 2014. Berdasarkan pendaftaran yang di lakukan oleh panitia, di perkirakan ada 28.000 an Odojers yang sudah mendaftar untuk menghadiri GL, dan hari H di perkirakan ada kurang lebih 30.000an yang datang, bahkan ada beberapa media online yang mengatakan 40.000an dan 50.000, yang pasti banyak banget. Ruang utama di lantai 1 penuh, bahkan peserta membludak sampai ke lantai 6. Masya Allah sungguh luar biasa. Allah lah yang menggerakkan hati-hati para Odojers dari berbagai daerah untuk berkumpul pada Silaturrahmi Akbar ini. 


Saya dan teman, sebut saja oknum I, berangkat dari Batam pada hari rabu tanggal 30 April, sengaja karena sekalian mau main ke Bandung, dan kami dari Bandung ke Jakarta hari Sabtu dan malamnya mabit di Istiqlal, emank bisa? Alhamdulillah bisa, karena panitia telah menyediakan ruangan untuk pada Odojers dari luar daerah, 1 ruangan untuk Akhwat rame-rame, jadi kayak ikan sarden gitu hehe.


Hari minggu nya saya dan oknum I bangun jam setengah 2 pagi, biar bisa bersih-bersih dan nggak ngantri di kamar mandinya, ternyata bener aja, setelah kami keluar udah rame aja yang pada ngantri. Setelah itu kami naik ke ruang utama untuk Tahajud dan mengkholaskan bacaan tilawah kami hari itu, kemudian di lanjutkan dengan tahajud berjamaah dan sholat shubuh.

Jam Setengah 7, para Odojers dari berbagai daerah dan sekitaran Jakarta berdatangan, Jam setengah 8 acara dimulai (kalau nggak salah, agak lupa). Alhamdulillah saya dan Oknum I duduk di syaf ke 5 dari depan, dan Alhamdulillah kami bisa bertemu dengan akhwat-akhwat satu grup, ada Bunda Ani (yang paling tua di grup kami), aisyah, Asifa, Layli dan Indri, sebenernya masih ada mbak Ratna yang dateng tapi nggak ketemu. Owh ya, entah kenapa pas hari H sinyal semua provider telepon hilang, jadi susah banget untuk berkomunikasi selama acara berlangsung.






Alhamdulillah Grand launching ODOJ mendapatkan Rekor Muri sebagai Pembaca Al-qur'an terbanya, tapi nggak di sebutkan berapa jumlahnya, karena memang tidak di data pada hari H, ribet juga kali ya harus mendata sebanyak itu orang pada 1 waktu. Dan kata ketua Muri bahwa ini bukan rekor Indonesia tapi rekor Dunia, Terharu.. 

Semoga dengan adanya Grand launching ini, makin banyak masyarakat muslim Indonesia tertarik bergabung dengan ODOJ.


Membumikan Al-Qur'an Melangitkan manusia

link ODOJ