Friday, 28 November 2014

Perjalan terjauh dan terberat adalah perjalanan ke mesjid

Untukmu anakku
taukah kamu nak?
perjalanan terjauh dan terberat bagi seorang lelaki adalah perjalanan ke mesjid
sebab banyak orang kaya tidak sanggup mangerjakannya
jangankan sehari lima waktu bahkan banyak pula yang seminggu sekalipun terlupa
tidak jarang pula seumur hidup tidak pernah singgah kesana

perjalan terjauh dan terberat adalah perjalanan ke mesjid
karena orang pintar dan pandai pun sering tidak mampu menemukannya
walaupun mereka mampu mencari ilmu hingga ke universitas Eropa ataupun ke Amerika
mudah melangkahkan kaki ke Jepang, Australi  dan Korea dengan semangat yang membara
namun ke masjid tetap saja perjalan yang tidak mampu mereka tempuh walau telah bertitle S3

perjalan terjauh dan terberat adalah perjalanan ke mesjid
karena para para pemuda yang kuat dan bertubuh sehat
yang mampu menaklukan puncak gunung Bromo dan Merapi pun
sering mengeluh ketika di ajak ke mesjid
Alasan mereka pun beragam
ada yang berkata sebentar lagi, ada yang berucap tidak nyaman di cap alim

perjalan terjauh dan terberat adalah perjalanan ke mesjid
maka berbahagialah dirimu wahai anakku
bila sejak kecil engkau telah terbiasa melangkahkan kaki ke mesjid
karena bagi kami, sejauh manapun engkau melangkahkan kaki
tidak ada perjalan yang paling kami banggakan selain perjalanmu ke mesjid

biar aku beritahu rahasia kepadamu
sejatinya perjalanmu ke mesjid
adalah perjalanan untuk menjumpai Rabb mu
itulah perjalanan yang diajarkan oleh Nabimu
serta perjalan yang akan membedakanmu dengan orang-orang yang lupa akan Rabb nya

perjalan terjauh dan terberat  itu adalah perjalanan ke mesjid
maka lakukanlah walaupun engkau harus merangkak dalam gelap subuh
demi mengenal Rabb mu


::  Sebuah audio yang masuk ke HP lewat Whatsapp, entah grup yang mana satu yang mengirim audio ini, tapi begitu mendengarnya, saya berpikir dan merenung, sering kali saya melangkahkan kaki ke banyak tempat, tapi seberapa sering saya melangkahkan kaki ke mesjid?

Maaf jika tidak tau sumber tulisan ini, tapi ada baiknya saya menulis ulang sehingga banyak yang membaca dan tersentuh hatinya, dan semoga bisa menjadi pahala bagi yang menulis dan membuat audio ini.

No comments:

Post a Comment

Pembaca yang baik, selalu meninggalkan jejak ^^