Monday, 28 August 2017

Anak dan sinetron

Hari minggu lalu saya menghadiri arisan di salah satu rumah kakak sepupu, beliau punya 3 orang putri, yang pertama kelas 1 di MAN, yang ke dua kelas 3 SMP, yang ketiga kelas 4 di SD. Yang ketiga ini, memang agak sedikit "unik" klo menurut saya, banyak sekali tingkahnya yang membuat orang-orang di sekelilingnya geram, terkadang ada saja tingkahnya yang membuat kesal. Sebenarnya pona'an saya itu, menurut saya cerdas, kalau bicara bijak sekali, tapi saking bijaknya, orang-orang disekelilingnya tak bisa mengimbanginya. Terkadang saya dibuat kesal oleh tingkah lakunya. 

Terjadilah obrolan kami waktu itu
P = pona'an
D = saya

P = ante? Ante dulu pernah pacaran?
D = lah kenapa adek tiba-tiba nanya kayak gitu?
P = nggak ada, ante pernah pacaran nggak sih? Nggak pernah ya?
D = ih rahasia la, lagian ngapain anak kecil ngomongin pacaran pacaran, nggak boleh tau, dosa, pacaran kan haram
P = ih ga papalah nte, kan cinta monyet aja, tau nggak ante cinta monyet itu apa?
D = monyet2 yg lagi jatuh cinta ( jawab ngasal, karna obrolan nggak penting yang makin di bahas)
P = bukan tau nte, cinta monyet itu cinta yang berasal dari benci  terus berantem-berantem, terus suka, awalnya terus pacaran, terus berantem, patah hati trus cari yang lain lagi
D = adek ini korban sinetron kali la, nggak boleh tau pacar-pacaran

Sedari kecil yang saya tau pona'an saya ini memang sering sekali nonton sinetron yang ada di tv, bahkan semua nama-nama pemerannya yang ada di sinetron tersebut dia tau. Beginilah anak kecil yang kebanyakan nonton sinetron Indonesia yang nggak bermutu, di sinetron anak-anak kecil sudah pacar-pacaran sehingga menurut anak-anak yang nonton, hal-hal yang biasa mereka liat di tv itu hal wajar dan boleh ditiru. Kurangnya pengawasan dari orang tua juga menjadi faktor anak meniru hal-hal yang tidak baik. Maka menurut saya penting sekali kita sebagai orangtua mengawasi anak-anak kita dari berbagai hal yang bisa memberikan dampak buruk. Bukan hanya sinetron atau tayangan-tayangan televisi tapi juga pada penggunaan gadget, dan pemakaian internet, selain itu kita juga harus mengawasi dengan siapa saja anak-anak kita berteman dan bergaul, karena jika anak kita memilih teman yang punya tingkah laku buruk, kemungkinan besar dia juga akan mengikuti hal-hal buruk tersebut. 

No comments:

Post a Comment

Pembaca yang baik, selalu meninggalkan jejak ^^