Monday, 7 August 2017

Drama makan Arsyila

Sebagai emak-emak yang punya bayi, sepertinya tak ada hal yang lebih bikin galau dari pada anak yang susah makan nasi. Selama bulan puasa, Cyila selalu ikut makan disaat kami sedang sahur dan juga buka walau sudah makan sebelumnya, belum lagi makanan yang dia mau harus makanan yang kami juga makan. Sejak saat itu makanan yang dia makan biasanya udah nggak dia suka, nasi tim yang biasa dibuat atau bubur ***m*na 8+ yang dijadiin untuk sarapan. Sampai menjelang satu tahun ini, setiap di kasih makan nasi selalu di sembur, berkali-kali disuapin di sembur lagi, kadang mesti diakalin sambil di ajak ngobrol, atau dialihin perhatiannya, berbagai menu makanan juga sudah di buat tapi masih tidak mau, penyebabnya dia udah tau rasa makanan, sementara makan yang saya buatkan tidak ada rasanya hanya di beri sedikit garam dan kaldu non msg, menurut panduan WHO sebaiknya bayi yang berumur satu tahun tidak diberi gula garam terlebih dahulu. 



Tapi sedikit yang menghibur hati saya adalah, Cyila suka semua makan selain nasi, terutama buah-buahan. Buah apapun yang dikasih selalu habis, bahkan jeruk atau sunkist yang asam pun dia suka. 

Saya pernah baca artikel yang ditulis oleh anaknya Ibu Ely Risman tentang aanaknya yang "bule", bule di sini maksudnya tidak suka makan nasi, tapi lebih suka roti, anak nggak doyan nasi bukan berarti dia tidak makan bergizi, pemenuhan kebutuhan karbohidrat tidak hanya dengan makan nasi

Saya tanya temen atau saudara yang sudah berpengalaman menghadapi hal yang sama, ternyata memang ada masanya anak nggak mau makan, coba searching di mbah google pun ternyata banyak juga ibu-ibu merasakan hal yang sama. Sekarang, saya tidak terlalu ngoyo buat ngasih Cyila makan nasi, yang penting ada asupan makanan lain yang dia makan, atau saya beri berbagai macam buah, yang penting ada asupan yang masuk ke perutnya. Sampai sekarang setiap kali makan masih mencoba terus menerus menyuapi tapi hatus punya sabar ekstra setiap kali makanan di buang atau di serak-serak. Satu pelajaran penting yang bisa saya ambil, menjadi ibu itu membuat kita belajar bersabar :) 
Kalau ada emak-emak yang senasib, sini tak puk-puk hihi... 
Buat yang masih gadis bisa jadi pelajaran dan bekal ya 

3 comments:

  1. Kecil-kecil udah mau ikutan sahur :)

    ReplyDelete
  2. Sama kok Dian, emaknya kadang galau, takut anaknya gak makan, tapi si anak nyantai aja. hehe

    ReplyDelete
  3. Sama kok Dian, emaknya kadang galau, takut anaknya gak makan, tapi si anak nyantai aja. hehe

    ReplyDelete

Pembaca yang baik, selalu meninggalkan jejak ^^