Friday, 29 September 2017

Alergi

Alergi??
Dulu, setiap ada temen yang alergi sama makanan tertentu, saya cuma bisa bergumam dalam hati, "kasian ya, padahal kan makanannya enak".

Pelembab untuk kulit kering dan sensitif

Dan entah kenapa, baru-baru ini saya terkena alergi, awalnya, hanya gatal di bagian perut, kayak gatal-gatal bawaan hamil dulu, saya pikir, mungkin bisa kambuh lagi yang bawaan hamil itu, karena tak tahan dengan gatalnya, jadilah di garuk-garuk terus, makin lama makin banyak dan menyebar ke beberapa anggota tubuh lainnya. Awalnya hanya di obati dengan berbagai bedak gatal, tapi kok ya nggak sembuh-sembuh, sebulan berlalu, maka pergilah ke klinik yang di tunjuk dari BPJS nya suami, sekalian berobat untuk batuk flu, di kasihlah sama dokter umumnya obat untuk gatal yang hanya 4 butir di minum 1 x 1 hari. Dan ternyata nggak ngaruh apa-apa. 

Sebulan berselang, dan saya masih gatal-gatal dan semakin menyebar kemana-mana, di ikuti juga seperti dengan bekas garuk-garuk yang membiru (kayak lebam gitu), maka diputuskanlah untuk ke dokter kulit saja, setelah cari-cari di google ketemulah dokter kulit perempuan yang ada di Legenda Malaka, setelah berobat kesana, kata dokternya kulit saya kering dan sensitif, dan hindari makanan yang bisa menyebabkan gatal, jika makan sesuatu dan kemudian merasa gatal, langsung hentikan dan selanjutnya hindari makanan tersebut. Saya diberikan resep obat minum, cream yang tak ada merk nya (sepertinya cream racikan dari klinik tersebut) dan juga pelembab untuk kulit sensitif. Selama minum obat yang diberikan dokter tersebut, gatalnya hilang, tapi setelah obatnya habis gatalnya kambuh lagi, stress baget jadinya, setiap hari nggak berhenti garuk-garuk, kulit yang duu mulus jadi koreng dimana-mana, cuma bagian wajah saja yang nggak gatel-gatel. 

Setelah mencoba obat dokter, maka suami menyarankan untuk pakai obat herbal, maka dicobalah minum obat gamat, yang katanya bagus untuk penyakit kulit, pakai minyak gamat juga yang dioleskan ke kulit yang gatal, botolnya kecil dan hanya bisa dipakai untuk beberapa haru saja karena di olesin kesemua badan hehe.. tapi anehnya setelah pakai minyak gamat tersebut bekas gatal yang di garuk malah membiru seperi habis di cubit-cubit gitu. 

Karena merasa obat herbal juga tidak mempan, saya coba untuk menghentikan makanan yang menurut orang bisa menimbulkan alergi, dari 3 minggu yang lalu saya berhenti makanan olahan yang berbahan seafood sama sekali (padahal saya suka sekali udang dan sotong), tapi tidak ada perubahan, kemudian dari dua minggu yang lalu saya berhenti makan telor sama sekali dan Alhamdulillah ada sedikit perubahan, gatal-gatalnya tidak separah sebelumnya, mungkin memang telor yang menjadi penyebab gatal dan alergi saya. Menurut dokter kulit yang saya temui waktu itu, alergi itu bisa datang kapan saja, walaupun dari kecil kita tak punya bakat alergi, setelah dewasa kita bisa tiba-tiba alergi terhadap sesuatu. 

Sebenernya yang bikin saya stress beberapa hari ini adalah saya harus menghindari makanan yang sangat saya suka, tiap hari biasanya ada aja makanan berbahan telor, bahkan kemarin sampai ngidam pengen banget makan kue, cake atau makanan yang manis berbahan telor (hadehhhh.... sampai segitunya). Saya penasaran makanan apa yang menjadi pemicu alergi saya, setelah cari tau ternyata untuk di Batam, tes untuk mencari tau kita terkena alergi apa, harganya lumayan juga, jadilah makin stress. 

Dari temen di IG yang juga mengalami hal yang sama, kata dokternya stress juga memicu gatal-gatal yang dialami semakin parah, jadi biar saya nggak makin stress obatnya ya makan dan belanja hihi... 

Hobi belanja saya itu sebenernya lumayan agak parah sih, tiap bulan ada aja yang dibeli di online shop, untungnya saya juga menjadi penjual online, jadi dengan jualan online, hobi belanja tersalurkan tetapi juga dapat pemasukan dan keuntungan. Buat temen-temen yang juga hobi belanja kayak saya bisa mendapatkan banyak sekali diskon menarik pada bulan November nanti, kamu bisa belanja sepuasnya di momen Singles day 2017 di ZALORA Indonesia. Jadi manfaatin deh diskon menari tersebut kan lumayan untuk menghilangkan stress hihi..

Semoga aja dalam waktu dekat punya rejeki buat tes alergi, dan bisa segera sembuh, saya bosan, lelah dan stress harus garuk-garuk terus, tapi harus tetap bersyukur dengan semua nikmat yang telah Allah beri, cuma dikasih cobaan sakit yang sedikit sementara orang lain banyak dapat cobaan yang lebih dahsyat dan tetap sabar dan ikhlas. Semangat DIAN.. Sehat Insya Allah...

8 comments:

  1. Get Well soon Dian.
    Saya juga alergi seafood dan segala jenis sabun cuci. Pernah ikhtiar sampai makan daging biawak segala. Alhamdulillah seiring bertambahnya usia sekarang sudah agak berkurang.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya juga alergi sabun cuci mbak, dr jaman SMK, jd jrang nyuci pke tangan, klo kepepet aja, sembuhnya krna mkn daging biawak atau apa mbak?

      Delete
  2. alergi itu datang dari kasus yg berbeda-beda
    ada yg krn obat, makanan atau cuaca
    jadi penanganannya jg beda ya mbak?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kyknya gitu si mbak, ada yang efeknya gatal, bersin, batuk, sesak nafas, jadi penanganannya juga beda

      Delete
  3. Saya alergi seafood... biasanya gatal di tenggorokan. Kalau parah gatal di kulit.
    Untuk kulit di beberapa spot di kaki ada gatal kambuhan, saya juga tidak tahu penyebabnya apa dari makanan atau lainnya.
    Udah coba salep ga mempan.
    Saya akhirnya pakai vco yang saya kasih garam. Diaduk dulu lalu diamkan.
    Atau bisa pakai extra virgin olive oil juga.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bisa pke EVO ya mbak, nanti di coba deh, saya biasa pke minyak but-but, lumayan ngilangin gatal, jd nggak garuk2 lagi

      Delete
  4. Semoga lekas sembuh, ya. Alergi pemicunya gak selalu dari makanan. Saya dan kedua anak saya alergi bukan dari makanan. Saya dan anak yang bungsu alergi karena debu tapi manifestasinya berbeda. Saya bisa gatal-gatak di bagian yang terkena debu. Sedangkan anak saya ke pernapasan. Kalau anak yang sulung suka alergi sama udara dingin terutama pagi. Pasti deh pilek dan bersin terus

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya masih belum tau pemicunya apa mbak, mau cek biayanya lumayan, jdi masih nebak2, kemungkinan emang makanan. Aamiin.. mkasi mbak 😊

      Delete

Pembaca yang baik, selalu meninggalkan jejak ^^